RADARTASIK.ID – Rencana Lazio mendatangkan Mauro Icardi kembali menjadi pembicaraan setelah pelatih Rino Gattuso mulai menyadari bahwa timnya membutuhkan seorang penyerang tajam di lini depan.
Kekalahan mengejutkan Lazio dari Mantova pada ajang Coppa Italia membuat awal musim Biancocelesti berjalan jauh dari harapan.
Hasil tersebut sekaligus memunculkan evaluasi terhadap komposisi skuad, terutama di sektor depan.
Baca Juga:John Elkann: Juventus Masih dalam Proses Rekonstruksi, tetapi Targetnya Tetap Juara Minim Menit Bermain di AC Milan, Agen Samuele Ricci Lakukan Kontak dengan Como
Menariknya, hanya dalam waktu beberapa hari, sikap Gattuso terhadap kemungkinan kedatangan Icardi tampaknya berubah.
Sebelum pertandingan melawan Mantova, Gattuso sempat memberikan pernyataan yang terkesan menutup peluang kedatangan mantan striker Inter Milan tersebut.
Ia bahkan menegaskan bahwa Lazio tidak sekadar membutuhkan seorang bomber yang hanya bertugas mencetak gol.
“Mauro telah menulis sejarah sepak bola. Dia adalah seorang bomber, tetapi kami juga harus melihat apakah dia cocok dengan kebutuhan tim,” ujar Gattuso ketika ditanya mengenai kemungkinan mendatangkan Icardi.
Gattuso saat itu menginginkan penyerang dengan karakter lebih lengkap.
“Kami mencari pemain yang memiliki kemampuan berlari, melakukan pressing dengan agresif, mampu mencetak gol, tetapi harus menjadi pemain yang lengkap dan bukan hanya seorang bomber. Kami membutuhkan pemain yang bisa membantu tim naik, menyerang ruang di belakang pertahanan lawan,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut membuat peluang Icardi bergabung dengan Lazio sempat terlihat semakin kecil.
Namun, situasi berubah setelah Lazio gagal mencetak gol dan tersingkir dari Coppa Italia.
Usai pertandingan melawan Mantova, Gattuso justru mengeluarkan pernyataan yang berbeda.
Baca Juga:Siapa Diego Moreira? Pemain Termahal Kedua dalam Sejarah AC Milan Gasperini Butuh Amunisi Baru, AS Roma Lakukan Serangan Terakhir di Bursa Transfer
Pelatih asal Italia tersebut mengakui Lazio sebenarnya mampu menciptakan peluang, tetapi masalah terbesar adalah penyelesaian akhir.
“Kami menciptakan peluang hari ini, tetapi kami harus memasukkannya ke gawang. Saya pelatih dan tugas saya adalah menempatkan tim dalam kondisi untuk mencetak gol,” kata Gattuso.
Ia mengakui Lazio memiliki kualitas untuk menciptakan banyak peluang. Namun, peluang tersebut harus dikonversi menjadi gol.
“Kami tahu bahwa dengan menempatkan banyak pemain di area gol, kami mengambil risiko tertentu. Saya percaya kami memiliki kualitas untuk menciptakan peluang. Saya memilih melihat sisi positif bahwa kami mendapatkan peluang, tetapi kami harus bekerja untuk menyelesaikannya,” lanjutnya.
