Roboh, Dua Pekerja Meninggal saat Bongkar Eks Tower Telekomunikasi di Kota Banjar

Tower roboh di banjar
Petugas Inafis Polres Banjar bersama PMI saat akan mengevakuasi korban, Sabtu (4/7/2026) pagi. (Istimewa)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Dua orang pekerja mengalami kecelakaan kerja, akibat robohnya tower bekas telekomunikasi di kompleks Perkantoran Purwaharja, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Diketahui, kedua korban berinisial AP dan AN meninggal dunia setelah tower dengan tinggi sekitar 40 meter sedang mereka bongkar tiba-tiba roboh hingga menghantam pohon Katapang di bawahnya.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro SIK SH MH membenarkan peristiwa kecelakaan kerja tersebut yang mengakibatkan dua nyawa pekerja melayang.

Baca Juga:Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Asal ThailandKemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Pendaftaran hingga 25 Juli

“Tower dalam posisi ambruk dan melengkung ke bawah, diduga tidak kuat menyangga beban ketika kedua pekerja pemotongan besi dari atas,” ucapnya didampingi Kasat Reskrim Iptu Pramono Adi.

Berdasarkan pemeriksaan awal anggota di tempat kejadian perkara (TKP), kedua korban ditemukan masih terikat sabuk pengaman di tubuhnya saat towe ambruk.

Namun, pihaknya (anggota di lapangan) belum berhasil menemukan adanya helm keselamatan yang digunakan kedua korban tersebut di TKP.

Berdasarkan keterangan saksi di TKP, terdapat lima orang pekerja yang akan melakukan proses penurunan material (besi) tower dari bagian atas terlebih dahulu.

“Ada lima orang pekerja di lokasi, namun kedua korban (AP dan AN) yang bertugas naik ke atas tower (untuk melakukan penurunan material besi),” jelasnya.

Diketahui, posisi kedua korban di atas tower saling berhadap-hadapan, seimbang di stage kedua atas. Saat hendak menurunkan besi yang di atas, tiba-tiba tiangnya tidak kuat menopang.

Ketika saat itu juga, karena tidak kuat menopang tower langsung roboh hingga akhirnya menghantam sebuah pohon Katapang.

Baca Juga:Andai Aku Jadi Wali Kota Tasikmalaya (Part 2)Kadis yang Tidak Suka Basa- Basi!

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang melakukan pekerjaan dengan risiko tinggi, supaya lebih ketat lagi dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Pertimbangkan dan identifikasi risikonya dengan matang terlebih dahulu. Kemudian persiapkan K3 hingga peralatan dengan baik demi mencegah potensi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” tegasnya.

Pihaknya masih melakukan pendalaman dan memeriksa sejumlah saksi di TKP, guna mengetahui penyebab pasti serta prosedur pembongkaran tower tersebut.

Aparat kepolisian Polres Banjar bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), lalu mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit Kota Banjar.

0 Komentar