Aset Pemkab Tasikmalaya Terbengkalai, Potensi PAD Miliaran Rupiah Belum Tergarap

Aset penkab tasikmalaya
Eks Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya yang terakhir digunakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil belum dimanfaatkan secara maksimal, Rabu 24 Juni 2026. (Radika Robi Ramdani/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang berada di wilayah Kota Tasikmalaya dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.

Kondisi tersebut memunculkan dorongan dari masyarakat agar aset-aset strategis tersebut dikelola lebih produktif sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Paguyuban Patas Saninten, Dani Reksa Narada, menilai beberapa aset daerah yang berada di pusat Kota Tasikmalaya masih jauh dari potensi yang seharusnya dapat dikembangkan.

Baca Juga:Gelorakan Olahraga Tradisional, Disparpora Bangkitkan Minat Generasi Muda Kabupaten TasikmalayaKuatkan Struktur Hingga Akar Rumput, PAN Kabupaten Tasikmalaya Targetkan Melesat di 2029

“Pemerintah perlu memiliki terobosan dan keberanian mengambil langkah strategis agar aset yang selama ini terbengkalai dapat menjadi sumber pemasukan daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).

Dani menyebut sedikitnya terdapat tiga aset milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang perlu mendapat perhatian serius, yakni Pendopo Lama Kabupaten Tasikmalaya, eks Gedung Sekretariat Daerah yang terakhir digunakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta kawasan eks Terminal Cilembang.

Menurutnya, aset-aset tersebut berada di lokasi strategis dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun hingga kini pemanfaatannya belum maksimal sehingga belum memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan daerah.

Sebagai masyarakat, ia mengaku menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, jika dikelola secara profesional dan memiliki konsep bisnis yang jelas, aset-aset tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan besar bagi pemerintah daerah.

Untuk Pendopo Lama Kabupaten Tasikmalaya, Dani menilai kawasan tersebut memiliki nilai historis sekaligus nilai ekonomi yang tinggi. Ia mengusulkan pengembangannya dilakukan melalui kerja sama dengan pihak swasta tanpa menghilangkan nilai sejarah bangunan.

Pendopo Lama itu lokasinya sangat strategis. Menurutnya, bisa saja dilakukan kerja sama dengan pihak swasta untuk membangun fasilitas yang bernilai ekonomi seperti hotel, sementara bagian tengah atau bangunan yang memiliki nilai sejarah tetap dijadikan museum.

“Jadi fungsi sejarahnya tetap ada, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi daerah,” katanya.

Baca Juga:Jadilah Bagian Sejarah SMAN 1 Pagerageung Tasikmalaya, Pendaftar Calon Murid Baru MembludakPenuh Semangat!! Warga Karangjaya-Cineam Tasikmalaya Gotong Royong Bangun Sekretariat Serikat Petani Pasundan

Selain Pendopo Lama, Dani juga menyoroti eks Gedung Setda Kabupaten Tasikmalaya yang berada di Jalan HZ Mustofa, sekitar kawasan Alun-Alun Kota Tasikmalaya. Ia menilai lokasi tersebut memiliki tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi sehingga sangat potensial dikembangkan menjadi fasilitas pendukung kawasan perkotaan.

0 Komentar