TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Rendahnya literasi masyarakat terhadap layanan pembiayaan masih menjadi tantangan di tengah meningkatnya kebutuhan akses keuangan.
Kondisi ini mendorong Astra Credit Companies (ACC) memperkuat edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak memanfaatkan fasilitas pembiayaan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Media Gathering bersama insan pers di Tasikmalaya, Rabu (24/6/2026).
Baca Juga:Honor Pembina OHAN Kota Tasikmalaya Masih BerprosesDPRD Kota Tasikmalaya Minta PPPK Diprioritaskan Jadi PNS Sebelum CPNS Dibuka
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya ACC meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perusahaan pembiayaan yang aman, legal, dan bertanggung jawab.
Area Manager AR Management Jawa Barat ACC, Aryandi Wisnu Dwiputro, mengatakan media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi kepada masyarakat.
Karena itu, ACC ingin memperkuat kolaborasi dengan media dalam menyebarkan edukasi mengenai layanan pembiayaan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun pemahaman yang lebih baik mengenai perusahaan pembiayaan sekaligus memperkuat sinergi dengan media agar informasi yang diterima masyarakat semakin edukatif,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, ACC juga memberikan pemahaman mengenai mekanisme pembiayaan kendaraan, hak dan kewajiban konsumen, pentingnya menjaga kualitas kredit, hingga cara menghindari praktik penipuan dan layanan keuangan ilegal.
Vice President Legal Business ACC, Biovan Sandov, menjelaskan masyarakat perlu memahami bahwa perusahaan pembiayaan memiliki aturan yang harus dipatuhi seluruh pihak, termasuk konsumen.
Menurutnya, masih ditemukan praktik menggadaikan maupun mengalihkan kendaraan yang statusnya masih dalam masa kredit.
Baca Juga:Tiga Tahun UMB Makin Berkualitas! Tata Kelola Diperkuat, Kampus Terus MelesatDPRD Kota Tasikmalaya Minta OPD Jangan Loyo Gali Potensi PAD
Padahal, tindakan tersebut bertentangan dengan ketentuan hukum dan berpotensi merugikan semua pihak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengalihkan kendaraan yang masih dalam masa kredit. Apabila mengalami kesulitan pembayaran, sebaiknya segera datang ke kantor perusahaan pembiayaan agar dapat dicarikan solusi terbaik bagi kedua belah pihak,” katanya.
Selain itu, ACC juga mengajak masyarakat lebih cermat memilih perusahaan pembiayaan dengan memastikan legalitas, memahami isi perjanjian, serta menyesuaikan besaran cicilan dengan kemampuan finansial.
Edukasi keuangan dinilai menjadi fondasi penting agar masyarakat tidak sekadar mudah memperoleh pembiayaan, tetapi juga mampu mengelola kewajiban kredit secara sehat.
Sebab, akses pembiayaan akan memberikan manfaat maksimal apabila dibarengi pemahaman yang baik.
Melalui peningkatan literasi keuangan tersebut, ACC berharap masyarakat semakin bijak memanfaatkan layanan pembiayaan sebagai sarana meningkatkan kualitas hidup, sejalan dengan misi perusahaan To Promote Credit for A Better Living.
