TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Nasib memilukan dialami Gunawan, siswa kelas IX SMP Negeri 2 Singaparna. Remaja tersebut kini hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidur setelah menjalani amputasi kaki kanan akibat penyakit yang menyerang tulangnya.
Kondisi kesehatan Gunawan hingga kini belum menunjukkan perbaikan. Tubuhnya semakin kurus dan aktivitas sehari-harinya sangat terbatas.
Sebelum menjalani amputasi, kaki kanan Gunawan mengalami gangguan serius berupa nyeri tulang yang terus memburuk hingga membusuk. Berdasarkan keterangan medis yang diterima keluarga, penyakit yang dideritanya diduga berkaitan dengan kelainan darah yang menyerang tulang.
Baca Juga:Jadilah Bagian Sejarah SMAN 1 Pagerageung Tasikmalaya, Pendaftar Calon Murid Baru MembludakPenuh Semangat!! Warga Karangjaya-Cineam Tasikmalaya Gotong Royong Bangun Sekretariat Serikat Petani Pasundan
Gunawan tinggal di Kampung Cipawitra RT 03 RW 05, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Meski berdomisili di Kota Tasikmalaya, ia bersekolah di SMP Negeri 2 Singaparna.
Paman Gunawan, Yayat Hidayat, mengungkapkan keluhan awal muncul setelah keponakannya mengikuti olahraga lari di sekolah.
“Iya sebelumnya Gunawan mengeluh sakit pada bagian kaki kanannya usai olahraga di sekolahnya. Setelah itu keluarga membawa ke RS TMC Kota Tasikmalaya, lalu mendapatkan penanganan operasi kecil pada bagian tulang, sampai dua kali,” terang Yayat.
Namun, kondisi kaki Gunawan justru semakin membengkak. Pihak rumah sakit kemudian merujuknya dari RS TMC ke RSUD Dokter Soekardjo. Karena pembengkakan semakin parah dan jaringan kaki membusuk, tim medis akhirnya memutuskan melakukan amputasi pada kaki kanannya.
Setelah menjalani amputasi, Gunawan kembali dibawa pulang oleh keluarganya. Akan tetapi, kondisi kesehatannya belum membaik. Selain tubuh yang semakin kurus, ia juga terus mengeluhkan rasa sakit pada bagian punggung.
“Jadi sehari-hari sekarang kondisi Gunawan sudah tidak bisa apa-apa terbaring di atas kasur. Di tengah kondisi yang belum membaik, ada perhatian dari Baznas memberikan jangka dan roda kepada Gunawan,” kata dia.
Yayat menjelaskan, berdasarkan keterangan medis, Gunawan mengalami kelainan darah yang berdampak pada kondisi tulangnya.
Baca Juga:Usai Kepala BGN Ditangkap, Aktivis KNPI Desak APH Bongkar Dugaan Penyimpangan Program MBG di TasikmalayaSimulasi Gizi Kedaruratan, Tagana Kabupaten Tasikmalaya Bagikan Pengalaman Lapangan kepada Mahasiswa
“Masalah yang dihadapi keluarga sekarang ada keterbatasan biaya untuk perawatan Gunawan. Ya sedikit-sedikit ada perhatian dari RT, yang mengusahakan agar tetap ada bantuan, salah satunya dari Baznas,” jelasnya.
