SD Islam An Nahl Kota Tasikmalaya Tanamkan Kebiasaan Positif Lewat Pentas Seni

SD Islam An Nahl
Sejumlah murid SD Islam An Nahl menampilkan drama musikal dalam acara Pentas Seni dan Perpisahan Kelas VI, Rabu (17/6/2026). (Fitriah Widayanti/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – SD Islam An Nahl di Kota Tasikmalayamenggelar pentas seni (pensi) yang mengangkat nilai-nilai dalam program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Rabu (17/6/2026).

Melalui drama musikal dan berbagai pertunjukan kreatif lainnya, siswa menyampaikan pesan tentang pentingnya membangun kebiasaan positif, mulai dari menjaga pola hidup sehat, memperkuat ibadah, hingga menumbuhkan budaya membaca.

Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa dari kelas I hingga VI itu mengusung tema Menata Langkah, Membangun Makna.

Baca Juga:Defisit yang DirencanakanTebak-tebakan, Calon Pemilik Tiga Kursi Dinas di Pemerintah Kota Tasikmalaya!

Tema tersebut dipilih sebagai pengingat bahwa setiap fase pendidikan memiliki arti penting dalam membentuk karakter sekaligus mempersiapkan langkah menuju jenjang berikutnya.

Ketua Pelaksana Acara, Hilma Audina Hidayanis, mengatakan, nilai-nilai yang ditampilkan dalam pentas seni tidak berhenti sebagai pertunjukan semata. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin mendorong siswa untuk menjadikan berbagai kebiasaan positif sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Harapannya teman-teman tidak hanya menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat saat menampilkannya di atas panggung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pesan tentang pentingnya pembiasaan tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari proses pembentukan karakter yang selama ini diterapkan sekolah.

Menurut Hilma, kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menjalani kehidupan maupun pendidikan pada jenjang berikutnya.

Selain menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas siswa, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan 52 siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah dasar.

Bagi Kepala SD Islam An Nahl, Andi Nurfalah, momen kelulusan bukanlah penanda berakhirnya proses belajar.

Baca Juga:Bertahan Hidup Tanpa Bawang Merah!Dari Tasikmalaya untuk 2029, Laskar Gerindra yang Tak Akan Berhenti Bergerak!

Ia menilai perjalanan selama enam tahun di sekolah dasar merupakan fondasi awal sebelum siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Hari ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi gerbang menuju perjalanan yang lebih luas,” katanya.

Andi menuturkan, sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter yang menjadi ciri khas lulusan SD Islam An Nahl. Melalui berbagai program pembiasaan, siswa didorong untuk memahami dan menerapkan adab dalam kehidupan sehari-hari.

“Mereka bisa melaksanakan adab yang telah diajarkan di sekolah sehingga mereka tahu apa yang harus dilaksanakan serta bertanggung jawab,” tuturnya.

0 Komentar