Pejabat Impor Berpotensi Kembali Dipilih Bupati Tasikmalaya, Kali Ini Jadi Sekda Kabupaten Tasikmalaya

Asep tamam
Asep M Tamam, pengamat politik dan pemerintahan
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Proses seleksi terbuka atau open bidding Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya dinilai membuka peluang bagi kandidat dari luar daerah untuk menduduki posisi tertinggi di kalangan aparatur sipil negara tersebut.

Pengamat pemerintahan, sosial, dan politik Tasikmalaya, Asep M Tamam, menilai kemungkinan terpilihnya Sekda dari eksternal Kabupaten Tasikmalaya cukup terbuka. Namun, ia menegaskan seluruh proses harus berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Yang jelas kalau menurut aturan dan undang-undang memperbolehkan dari luar (Sekda, Red) silahkan saja,” ungkap Asep.

Baca Juga:Penuh Semangat!! Warga Karangjaya-Cineam Tasikmalaya Gotong Royong Bangun Sekretariat Serikat Petani PasundanUsai Kepala BGN Ditangkap, Aktivis KNPI Desak APH Bongkar Dugaan Penyimpangan Program MBG di Tasikmalaya

Menurutnya, siapa pun yang nantinya terpilih harus mampu menjawab kebutuhan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam mempercepat pelaksanaan program pembangunan.

“Yang jelas, kembali kepada hasil open bidding dan kebutuhan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya agar dapat menjalankan program lebih cepat dan baik,” katanya.

Asep menilai seorang Sekda harus memiliki kecocokan dengan kepala daerah serta memahami tugas dan fungsi kesekretariatan daerah agar mampu bekerja secara efektif.

“Tentu saja harus ada sekda yang cocok atau matching dengan bupati, mempunyai pengetahuan tentang kesekdaan sehingga mampu berakselerasi,” terang Asep.

Ia menambahkan, Kabupaten Tasikmalaya saat ini membutuhkan percepatan dalam berbagai program pembangunan. Karena itu, figur Sekda yang mampu mendorong akselerasi birokrasi menjadi kebutuhan penting.

Menurut Asep, peluang Sekda berasal dari luar daerah semakin terbuka karena dalam proses open bidding terdapat peserta dari luar Kabupaten Tasikmalaya yang mengikuti tahapan asesmen dan seleksi.

Selain itu, ia melihat rekam jejak Bupati Tasikmalaya yang sebelumnya telah menunjuk kepala dinas dari luar daerah pada beberapa organisasi perangkat daerah.

Baca Juga:Simulasi Gizi Kedaruratan, Tagana Kabupaten Tasikmalaya Bagikan Pengalaman Lapangan kepada MahasiswaTim Terpadu GTRA Plus Jadi Motor Pengelolaan Lahan di Kabupaten Tasikmalaya

“Kan ada dua dinas yang kepala dinasnya diambil dari luar Tasikmalaya. Melihat kinerjanya sampai saat ini baik dan tidak ada dampak negatif,” jelasnya.

Ia menilai pengalaman tersebut dapat menjadi gambaran bahwa pejabat dari luar daerah juga mampu menjalankan tugas dengan baik selama memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

“Ketika nanti Sekda yang terpilih dari luar, kalau ternyata benar-benar andil memajukan Kabupaten Tasikmalaya kenapa tidak dari luar. Dengan catatan sesuai aturan, perundang-undangan, melalui pemilihan akuntabel dan transparan dan matching dengan bupati dan wakil bupati,” tambah Asep.

0 Komentar