Cara Wali Kota Menenangkan Jamaah Haji asal Kota Tasikmalaya!

Haji
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi bersama jemaah haji lainnya di Mekkah. (Ist)
0 Komentar

MAKKAH, RADARTASIK.ID – Ada yang berbeda di lobi Hotel Snood Mawten, Sektor 8 Misfalah, Mekkah, Sabtu 16 Mei 2026 itu.

Biasanya suara yang terdengar hanya langkah jamaah yang baru pulang salat, denting lift, atau percakapan pelan sesama tamu Allah SWT. Tapi siang itu, suasananya lebih hangat. Lebih akrab. Lebih “Kota Tasikmalaya”.

Satu per satu jamaah Kloter KJT 04 berdiri menyambut kedatangan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi. Ada yang menyalami erat. Ada yang menitikkan air mata. Ada pula yang sekadar tersenyum lega karena merasa “ditemui” langsung oleh pemimpinnya di tanah suci.

Baca Juga:Surprise Amir Mahpud!Diky Candra Lepas Kontrol!

Jarak ribuan kilometer dari Kota Tasikmalaya mendadak terasa dekat. Di tengah padatnya aktivitas ibadah haji, kehadiran Wali Kota Tasikmalaya di Hotel Snood Mawten seperti membawa kabar rumah bagi para jamaah. Tidak ada sekat protokoler yang kaku. Pertemuan berlangsung cair. Penuh kekeluargaan.

Ia datang bukan sekadar berfoto atau menjalankan agenda formal. Ia datang untuk memastikan: apakah jamaah sehat? Apakah makan cukup? Apakah kamar nyaman? Apakah para lansia kuat menjalani rangkaian ibadah di tengah cuaca Makkah yang keras?

Pertanyaan-pertanyaan sederhana itu justru terasa paling menenangkan bagi jamaah. “Kami hadir di sini untuk memastikan bapak dan ibu sekalian dapat beribadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk. Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama seluruh petugas akan terus memantau dan berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran ibadah bapak dan ibu semua,” ujar Wali Kota Viman di hadapan jamaah.

Kalimat itu terdengar biasa. Tapi di Makkah, bagi jamaah yang sudah berhari-hari meninggalkan rumah dan keluarga, perhatian kecil sering kali terasa besar.

Beberapa jamaah lansia tampak antusias mendekat. Ada yang mengeluhkan kaki mulai pegal setelah umrah wajib. Ada yang sekadar meminta doa agar diberi kekuatan hingga puncak haji nanti.

Viman mendengarkan satu per satu. Di sela kunjungan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas kloter yang selama ini bekerja dalam senyap: ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, perawat hingga Petugas Haji Daerah (PHD).

0 Komentar