RADARTASIK.ID – Mega bintang real Madrid, Kylian Mbappé kembali menjadi pusat perhatian di Prancis.
Namun kali ini bukan karena aksi di lapangan, melainkan karena perang komentar panas dengan tokoh politik muda Prancis, Jordan Bardella.
Perseteruan keduanya bermula setelah Mbappe memberikan komentar politik dalam wawancara eksklusif bersama Vanity Fair.
Baca Juga:3 Skenario Revolusi AC Milan Musim Depan: Galliani Pulang, Allegri BertahanMoggi Bocorkan Perebutan Kekuasaan Petinggi AC Milan: Allegri Diritik Usai Bertengkar dengan Ibrahimovic
Dalam sesi pemotretan yang dilakukan fotografer ternama Annie Leibovitz, kapten tim nasional Prancis itu berbicara mengenai situasi politik negaranya.
Mbappe secara terbuka mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kemungkinan naiknya Bardella ke tampuk kekuasaan Prancis.
“Saya tahu konsekuensi yang bisa terjadi bagi negara saya,” ujar Mbappe saat menyinggung kemungkinan kemenangan Bardella dalam pemilu mendatang.
Pernyataan itu langsung memicu reaksi keras dari Bardella, yang saat ini menjabat sebagai presiden partai sayap kanan Rassemblement National milik Marine Le Pen.
Politikus berusia 29 tahun tersebut memang sudah lama mengkritik keterlibatan pesepak bola kaya dalam isu politik dan sosial di Prancis.
“Saya merasa tidak nyaman melihat para atlet yang menghasilkan begitu banyak uang memberi pelajaran kepada orang-orang yang hidup dengan gaji 1.450 atau 1.500 euro per bulan dan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup,” kata Bardella dalam komentar sebelumnya pada 2024.
Kali ini, Bardella membalas Mbappe dengan sindiran tajam melalui media sosial X.
Baca Juga:Fenerbahce Ingin Bawa Paolo Maldini Untuk Patahkan Dominasi GalatasarayReal Madrid Incar Kenan Yildiz, Juventus Disarankan Minta Nico Paz
“Dan saya tahu apa yang terjadi ketika Kylian Mbappe meninggalkan PSG: tim itu memenangkan Liga Champions. Dan mungkin segera memenangkan yang kedua,” tulis Bardella.
Sindiran tersebut langsung viral di Prancis karena menyentil kegagalan Mbappe membawa Paris Saint-Germain menjadi juara Eropa selama dirinya berada di klub tersebut.
Setelah kepergian Mbappe ke Real Madrid, PSG justru mengalami peningkatan besar di bawah pelatih Luis Enrique.
Klub asal Paris itu berhasil menjuarai Liga Champions musim lalu setelah mengalahkan Inter Milan di final yang digelar di Munich.
Musim ini, PSG bahkan kembali mencapai final Liga Champions dan akan menghadapi Arsenal di Budapest pada 30 Mei mendatang.
Sebaliknya, Real Madrid justru mengalami periode sulit meski memiliki Mbappe.
