Presiden Partai di Prancis Sindir Mbappe: PSG Memenangkan Liga Champions Setelah Dia Pergi

Kylian Mbappe
Kylian Mbappe saat dikenalkan Real Madrid di Santiago Bernabeu, Selasa, 16 Juli 2024. (Real Madrid/Radartasik.id)
0 Komentar

Los Blancos gagal mempertahankan dominasi mereka di Eropa dan tersingkir dari Liga Champions oleh Arsenal.

Meski demikian, secara individu Mbappe tetap tampil luar biasa bersama Madrid.

Pada musim debutnya di La Liga 2024/2025, ia mencetak 31 gol dari 34 pertandingan dan memecahkan rekor legenda Alfredo Di Stéfano sebagai pencetak gol terbanyak dalam musim debut bersama Real Madrid di kompetisi domestik.

Baca Juga:3 Skenario Revolusi AC Milan Musim Depan: Galliani Pulang, Allegri BertahanMoggi Bocorkan Perebutan Kekuasaan Petinggi AC Milan: Allegri Diritik Usai Bertengkar dengan Ibrahimovic

Performa tersebut membuat Mbappe langsung meraih gelar top skor La Liga atau Trofi Pichichi sekaligus memenangkan Sepatu Emas Eropa.

Tak hanya itu, dalam empat bulan pertama bersama Madrid, Mbappe juga sukses mempersembahkan dua trofi, yakni Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental 2024.

Namun, kegagalan Real Madrid di Liga Champions membuat kritik tetap berdatangan.

Beberapa media Spanyol bahkan sempat mempertanyakan pengaruh Mbappe terhadap keseimbangan permainan tim, terutama hubungannya dengan Vinícius Júnior di lini depan.

Selain itu, Mbappe juga sempat mengalami cedera hamstring pada April 2026 yang membuatnya absen dalam beberapa laga penting, termasuk El Clasico.

Walau demikian, secara statistik awal karier Mbappe di Madrid tetap tergolong sukses besar. Ia menjadi mesin gol utama Los Blancos dan masih dianggap sebagai fondasi utama proyek masa depan klub.

Kini, tantangan terbesar Mbappe adalah membuktikan bahwa dirinya juga mampu membawa Real Madrid kembali menjadi raja Eropa.

Baca Juga:Fenerbahce Ingin Bawa Paolo Maldini Untuk Patahkan Dominasi GalatasarayReal Madrid Incar Kenan Yildiz, Juventus Disarankan Minta Nico Paz

Sebab hingga saat ini, sindiran bahwa PSG justru memenangkan Liga Champions setelah kepergiannya masih terus menghantui sang superstar Prancis.

0 Komentar