RADARTASIK.ID – Jurnalis Italia, Gianluca Minchiotti, menilai Juventus FC memiliki jadwal paling berat dibanding para rivalnya dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.
Dalam editorialnya di Calciomercato, Minchiotti menyebut Juventus harus menghadapi dua laga yang terasa seperti derby pada dua pekan terakhir Serie A.
Situasi itu membuat perjuangan tim asuhan Luciano Spalletti jauh lebih sulit dibanding pesaing lain seperti SSC Napoli, AC Milan, AS Roma, hingga Como 1907.
Baca Juga:Cassano Minta Fabregas Tinggalkan Italia: Serie A Tak Layak UntuknyaClaudio Ranieri Tertarik Tukangi Timnas Italia: Buka Peluang Duet dengan Allegri
Meski begitu, Juventus masih memegang keuntungan penting karena nasib mereka tetap berada di tangan sendiri.
Jika mampu memenangkan dua laga tersisa, Bianconeri dipastikan lolos ke Liga Champions tanpa perlu memikirkan hasil tim lain.
Setelah susah payah mengalahkan US Lecce, Juventus kini bersiap menghadapi laga kandang melawan ACF Fiorentina.
Minchiotti menyebut pertandingan melawan Fiorentina selalu memiliki tensi emosional tinggi dan terasa seperti derby bagi kedua tim.
Situasi semakin rumit karena pada pekan terakhir Juventus harus menjalani Derby della Mole melawan Torino FC di kandang lawan.
Torino dipastikan akan tampil habis-habisan demi memberi kemenangan kepada suporternya sekaligus menggagalkan rival sekotanya tampil di Liga Champions.
“Torino bisa menyelamatkan musim mereka dengan mengalahkan Juventus, terutama pada momen peringatan 50 tahun Scudetto terakhir mereka,” tulis Minchiotti.
Menurutnya, jadwal Juventus jauh lebih berat dibanding para pesaing langsung.
Baca Juga:Sandro Sabatini: Napoli Conte Punya Mimpi Buruk yang Sama dengan AC Milan AllegriJurnalis Italia Ramal AC Milan Sulit Lolos ke Liga Champions
Napoli misalnya hanya akan menghadapi Pisa dan Udinese dalam dua laga terakhir. Milan bertemu Genoa CFC dan Cagliari Calcio, sementara Roma masih harus melewati derby melawan SS Lazio sebelum menghadapi Hellas Verona FC.
Sementara itu, Como memiliki jadwal yang relatif lebih ringan karena hanya bertemu Parma Calcio 1913 dan US Cremonese.
Meski memiliki jadwal paling sulit, Juventus tetap unggul satu poin atas Milan dan Roma serta tiga poin di depan Como.
Keunggulan itu membuat Si Nyonya Tua masih berada di posisi yang lebih aman dibanding para pesaingnya.
Namun Minchiotti menegaskan bahwa Juventus sebenarnya tidak perlu berada dalam situasi sesulit ini jika tidak membuang banyak poin sepanjang musim.
