RADARTASIK.ID – Jurnalis Italia, Sandro Sabatini, menilai Napoli asuhan Antonio Conte mulai mengalami situasi yang mirip dengan AC Milan racikan Massimiliano Allegri.
Dalam editorialnya di Calciomercato, Sabatini menyoroti kekalahan dramatis Napoli 2-3 dari Bologna FC 1909 di Stadion Diego Armando Maradona.
Kekalahan tersebut dianggap sebagai tanda bahwa Napoli mulai kehilangan arah di akhir musim, sama seperti Milan ketika gagal mempertahankan performa usai bersaing di papan atas.
Sabatini menggambarkan laga itu sebagai pertandingan penuh ironi.
Baca Juga:Jurnalis Italia Ramal AC Milan Sulit Lolos ke Liga Champions3 Faktor yang Buat Real Madrid Runtuh Musim Ini: Pertama Ruang Ganti Penuh Konflik
Napoli yang sedang memburu posisi kedua justru kalah di kandang sendiri dari Bologna yang praktis sudah tidak memiliki target besar musim ini.
Menurutnya, situasi tersebut seperti mengulang naskah lama yang dialami Milan pekan sebelumnya.
“Napoli milik Conte terlihat seperti Milan-nya Allegri, sementara Bologna racikan Italiano tampak seperti Atalanta milik Palladino,” tulis Sabatini.
Meski tercipta lima gol, pertandingan dinilai tidak terlalu menarik secara kualitas permainan.
Bologna justru tampil lebih solid dan terorganisasi. Penampilan inspiratif Federico Bernardeschi menjadi salah satu pembeda, ditambah ketajaman Emil Holm Rowe yang mencetak gol penentu kemenangan.
Selain itu, performa pemain seperti Juan Miranda dan Lewis Ferguson juga mendapat pujian karena tampil dominan di lini tengah.
Di lini belakang, Jhon Lucumi bahkan dianggap mampu meredam pergerakan Rasmus Hojlund dengan cukup mudah.
Baca Juga:Sandro Sabatini: AC Milan Sudah TamatPertama dalam Sejarah, Barcelona Raih Gelar Liga Spanyol dengan Mengalahkan Real Madrid
Sabatini juga menyoroti buruknya bursa transfer Napoli musim ini dan menyebut beberapa pemain yang didatangkan gagal memenuhi ekspektasi.
Nama seperti Sam Beukema, Kevin De Bruyne, Lorenzo Lucca, hingga Noa Lang dianggap jauh dari harapan.
Padahal, keempat pemain itu awalnya diproyeksikan menjadi fondasi Napoli untuk bersaing dalam perebutan Scudetto dan Liga Champions.
Namun kenyataannya, mereka justru berubah menjadi sumber kekecewaan.
Di sisi lain, Conte mulai memberi kepercayaan kepada pemain muda seperti Giovane dan Alisson yang datang pada bursa transfer Januari.
Dari keduanya, Alisson dinilai memberi dampak lebih besar. Ia sudah mencetak empat gol di Stadion Maradona dan perlahan menjadi idola baru publik Napoli.
