La Gazzetta: Inter Terseret Kasus Wasit Rocchi, Terancam Sanksi Pengurangan Poin

Inter Milan
Ilustrasi logo Inter Milan Tangkapan layar X
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kasus dugaan skandal perwasitan yang menyeret sejumlah nama penting di sepak bola Italia mulai menunjukkan dampak serius, termasuk potensi keterlibatan Inter Milan.

Namun, proses hukum olahraga dipastikan tidak akan berjalan dalam waktu dekat dan baru bisa berdampak pada musim mendatang.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, jika proses peradilan olahraga kembali dibuka, maka tahap tersebut baru bisa dimulai setelah Kejaksaan Milan menyelesaikan penyelidikan dan menyerahkan dokumen resmi.

Baca Juga:Jurnalis Italia Ungkap Alasan Perez Inginkan Jose Mourinho: Real Madrid Bukan Orkestra SovietJose Mourinho: Jangan Pernah Menyalahkan Fans AS Roma Jika Tim Tidak Menang

Proses ini diperkirakan baru rampung saat musim 2026/2027 sudah berjalan, sehingga musim 2025/2026 kemungkinan besar tetap aman tanpa gangguan sanksi.

Kasus ini berpusat pada dugaan praktik “kecurangan olahraga” yang melibatkan wasit Daniele Rocchi serta pengawas VAR Andrea Gervasoni.

Gervasoni dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Milan untuk mengungkap bagaimana sistem yang disebut sebagai “sistem Rocchi” bekerja, termasuk dugaan intervensi terhadap keputusan VAR dan AVAR dalam pertandingan Salernitana kontra Modena.

Nama Gervasoni menjadi sorotan karena ia juga bertugas sebagai pengawas dalam laga kontroversial antara AS Roma melawan Inter Milan.

Dalam pertandingan tersebut, Inter merasa dirugikan setelah penalti yang seharusnya diberikan akibat pelanggaran terhadap Yann Bisseck oleh Evan Ndicka tidak dikabulkan.

Kesalahan itu bahkan kemudian diakui oleh Rocchi sendiri, dan dinilai berpengaruh terhadap perolehan poin Nerazzurri dalam perburuan Scudetto.

Meski demikian, laga Roma vs Inter tidak termasuk dalam objek penyelidikan utama saat ini.

Baca Juga:Fofana dan Loftus-Cheek Korban Pertama Revolusi Lini Tengah AC MilanArsenal Tak Pernah Kalah di Liga Champions, Simeone Janjikan Malam Fantastis di London

Namun, penyidik tetap membuka kemungkinan untuk menggali informasi tambahan dari Gervasoni.

Situasi ini bisa menjadi krusial, meskipun pihak pengacara memiliki hak untuk tidak memberikan keterangan di luar pokok perkara yang sedang diselidiki.

Proses investigasi sendiri dipastikan masih panjang.

Kejaksaan Milan telah mengajukan perpanjangan waktu penyelidikan selama enam bulan, yang membuat tenggat akhir pengumpulan bukti dan kemungkinan dakwaan baru jatuh pada November 2026.

Selain itu, Rocchi memilih menggunakan haknya untuk tidak hadir dalam pemeriksaan awal, yang semakin memperlambat jalannya penyelidikan.

Dalam konteks hukum olahraga, perkembangan ini berdampak langsung pada waktu pelaksanaan proses disipliner.

0 Komentar