SDIT Ibadurrohman Borong Medali di O2SN Tingkat Kota Tasikmalaya

sdit ibadurrohman
Siswa SDIT Ibadurrohman, Alya Maryam foro bersama atlet lainnya usai dikukuhkan sebagai juara cabor bulutangkis. (ist)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – SDIT Ibadurrohman kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat Kota Tasikmalaya. Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Indihiang tersebut berhasil meraih sejumlah medali dari cabang olahraga bulutangkis dan taekwondo.

Pada cabang bulutangkis, Alya Maryam berhasil meraih juara 1 nomor tunggal putri sekaligus memastikan diri melaju ke O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat. Sementara pada cabang taekwondo, SDIT Ibadurrohman meraih tiga medali emas melalui Alea, Kayana, dan Fiorenza, serta dua medali perunggu yang dipersembahkan Andiena dan Daffa.

Keberhasilan meloloskan satu atlet ke O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu pencapaian terbaik SDIT Ibadurrohman pada tahun ini. Hasil tersebut sekaligus melengkapi raihan sejumlah medali yang diperoleh siswa dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Baca Juga:Keluarga Petani Tasikmalaya Terima Santunan hingga Rp 208 Juta dari BPJS KetenagakerjaanBPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp 74 Juta kepada Ahli Waris Peserta di Ciamis

Di balik capaian tersebut, sekolah telah menyiapkan pembinaan olahraga secara berkesinambungan melalui program khusus yang difokuskan untuk menjaring sekaligus mengembangkan potensi siswa sejak dini.

“Persiapan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan jauh sebelum pelaksanaan O2SN tingkat kecamatan. Sekolah memiliki program pembinaan prestasi (Binpres) yang dirancang untuk mengidentifikasi, membina, dan mengembangkan potensi peserta didik di bidang olahraga,” ujar Guru Pembimbing O2SN SDIT Ibadurrohman, Jujun Subarkah.

Melalui kegiatan ekstrakurikuler, sekolah terlebih dahulu mengidentifikasi bakat dan minat siswa di berbagai cabang olahraga. Siswa yang menunjukkan potensi kemudian mendapatkan pembinaan lanjutan melalui program Binpres yang dilaksanakan secara rutin.

Selain itu, sekolah juga menjalin kerja sama dengan sejumlah klub olahraga, termasuk bulutangkis dan taekwondo guna meningkatkan kualitas pembinaan. Meski demikian, proses menuju prestasi tidak lepas dari berbagai tantangan. Selain menjaga konsistensi latihan, kesiapan mental atlet menjadi aspek yang mendapat perhatian khusus selama masa persiapan hingga pertandingan.

“Selama proses persiapan, tantangan utama adalah menjaga konsistensi latihan dan kesiapan mental peserta didik. Pada saat pertandingan tingkat Kota Tasikmalaya, salah satu atlet unggulan SDIT Ibadurrohman pada cabang olahraga bulutangkis menghadapi tekanan kompetisi yang cukup tinggi karena statusnya sebagai unggulan pertama,” katanya.

0 Komentar