FPI Temui Kapolres Tasikmalaya Kota, Sampaikan Pesan Penegakan Hukum Kasus Pelecehan Al-Qur’an di Jakarta

Kasus pelecehan al quran, fpi kota tasikmalaya
Ketua FPI Kota Tasikmalaya KH Muhammad Yan-Yan Al Bayani S.Kom.I., M.Pd membacakan pernyataan soal penegakan hukum kasus pelecehan Al Qur’an di Jakarta saat bertemu Kapolres Tasikmalaya Kota, Sabtu (15/8/2026)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Tasikmalaya mengapresiasi langkah kepolisian yang telah mengamankan sejumlah pelaku dugaan pelecehan terhadap Al-Qur’an dalam kegiatan Festival Musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.

Apresiasi tersebut disampaikan pimpinan dan jajaran FPI Kota Tasikmalaya saat melakukan silaturahmi ke Mapolres Tasikmalaya Kota, Jumat (14/8/2026). Rombongan dipimpin Ketua FPI Kota Tasikmalaya, KH Muhammad Yan-Yan Al Bayani S.Kom.I., M.Pd.

Sekretaris Wilayah DPW FPI Kota Tasikmalaya, Ustaz Robi Awaludin S.Pd., mengatakan kedatangan rombongan selain untuk bersilaturahmi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan jajaran FPI kepada Kapolres Tasikmalaya Kota yang baru, AKBP Andik Eko Siswanto SH., S.IK., MH.

Baca Juga:Truk LPG Kecelakaan di Pangandaran! Gas Melon Bertebaran di Jalan, Sopir Meninggal DuniaMantan Wali Kota Tasikmalaya Angkat Bicara Soal Potensi PAD! Pendapatan Parkir Dadaha Bisa 500 Juta

Sekitar pukul 14.00 WIB, rombongan yang terdiri dari pengurus DPW, para ketua DPC serta ketua sayap juang FPI diterima langsung oleh Kapolres Tasikmalaya Kota di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, KH Muhammad Yan-Yan Al Bayani menyampaikan penghargaan kepada jajaran kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya, atas langkah cepat dalam menangani kasus dugaan pelecehan Al-Qur’an di Jakarta.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kepolisian yang telah memenuhi harapan umat Islam untuk segera menangkap para pelaku pelecehan Al-Qur’an di Jakarta,” ujar KH Yan-Yan.

Selain membahas kasus tersebut, pertemuan juga membicarakan sejumlah persoalan keamanan dan penyakit masyarakat yang menjadi perhatian di Kota Tasikmalaya.

Di antaranya terkait kriminalitas, peredaran minuman keras (miras), narkoba, prostitusi, LGBT serta berbagai persoalan sosial lainnya.FPI berharap sinergitas antara kepolisian, ulama, tokoh agama, aktivis Islam dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Tasikmalaya.

Turut hadir Ketua Advokat Persaudaraan Islam (API), Dr. Ir. Yogi Yogaswara S.Sy., MH. Ia mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya juga membahas langkah hukum terhadap peredaran minuman keras.

“Kami juga membahas upaya-upaya hukum untuk menjerat para pengedar miras agar mendapatkan hukuman yang berat, sehingga memberikan efek jera,” kata Yogi.

Baca Juga:Revitalisasi Sekolah: Swakelola Jangan Jadi Sandiwara!Peta Kuasa Menjelang Pertarungan Kadin!

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto menyambut baik kunjungan jajaran FPI tersebut.

0 Komentar