ASN IKAPTK Kota Tasikmalaya Wajib Menjadi Motor Pelayanan Publik

pelantikan IKAPTK Kota Tasikmalaya
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan, resmi didapuk sebagai Ketua DPK IKAPTK Kota Tasikmalaya dalam pelantikan yang digelar Jumat (17/4/2026) di Hotel Horison. Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Pelantikan Dewan Pengurus Kota (DPK) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Tasikmalaya periode 2025–2030 menjadi lebih dari sekadar seremoni.

Di balik tepuk tangan dan ucapan selamat, terselip pesan tegas: ASN jangan hanya sibuk pada simbol, tapi abai pada substansi pelayanan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan, resmi didapuk sebagai Ketua DPK IKAPTK Kota Tasikmalaya dalam pelantikan yang digelar Jumat (17/4/2026) di Hotel Horison.

Baca Juga:Kota Tasikmalaya Kejar Lahan SR 7 Hektar, Titik di Bungursari Hampir 80 Persen DealPenganiayaan Kiai Sepuh Cikatomas Picu Tekanan, Santri Siap Turun Jika Polisi Lamban

Momentum ini juga dirangkaikan dengan halal bihalal, yang disebut berlangsung menggunakan dana internal organisasi alias patungan, bukan dari anggaran pemerintah.

Ketua IKAPTK Jawa Barat, Dedi Supandi, menegaskan bahwa IKAPTK bukan organisasi dadakan.

Ia menyebut, embrio organisasi ini telah melalui perjalanan panjang, bahkan sejak era kolonial dengan sistem kepamongprajaan yang terus berevolusi hingga kini.

“Ini bukan organisasi kemarin sore. Sejarahnya panjang, dari pangreh praja sampai lahirnya berbagai lembaga pendidikan seperti APDN, IIP hingga STPDN,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh anggota IKAPTK adalah aparatur sipil negara (ASN) yang tersebar di berbagai daerah.

Karena itu, menurutnya, peran mereka tidak bisa dipandang sebelah mata dalam mendukung program pembangunan, termasuk target RPJMD.

“Silakan Pak Wali manfaatkan mereka. Ini SDM yang memang dididik untuk pemerintahan. Jangan sampai hanya jadi pajangan birokrasi,” sindirnya.

Baca Juga:HUT Persit ke-80 di Tasikmalaya: Tanam Pohon Bukan Sekadar SeremoniBedug Raksasa Masjid Agung Tasikmalaya Diperbaiki Mandiri, Ikon Kota Diselamatkan

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mengingatkan bahwa pelantikan ini sejatinya adalah penguatan barisan pengabdian, bukan sekadar pergantian struktur organisasi.

“Hari ini kita tidak hanya menyaksikan pelantikan, tetapi memperkuat korps pengabdian. Alumni kepamongprajaan ini dididik bukan hanya untuk bekerja, tetapi memimpin dan melayani,” katanya.

Ia menegaskan bahwa ASN, khususnya yang tergabung dalam IKAPTK, harus menjadi role model dengan menjunjung nilai-nilai pelayanan, akuntabilitas, hingga kolaborasi.

Bahkan, di Kota Tasikmalaya, nilai tersebut diperkuat dengan prinsip “Santun”—Selalu Ada, Nyaman, Tulus, dan Unggul.

Namun demikian, ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi sekat antaralumni. Menurutnya, ego sektoral berbasis almamater hanya akan memperlambat laju birokrasi.

0 Komentar