Sutrisno berharap persoalan tersebut tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Tasikmalaya. Ia menilai perkara tersebut merupakan persoalan personal dan tidak berkaitan dengan kelembagaan sekolah.
“Masalahnya personal, jadi tidak ada kelembagaan. Insyaallah tidak akan terganggu dengan kejadian seperti ini,” ujarnya.
Ia juga menggambarkan Wanti sebagai sosok yang ceria dan terbuka serta dikenal memahami psikologi siswa maupun rekan sesama guru.
Baca Juga:KPK Geledah Rumah Guru di Tasikmalaya Terkait Dugaan Korupsi Penerimaan Maba UnsoedBecak Listrik Pun Tersenyum!
Sebelumnya, KPK menyebut seorang guru SMA di Tasikmalaya diduga berperan sebagai koordinator pengepul calon mahasiswa baru dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unsoed.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penggeledahan terhadap sejumlah lokasi dilakukan dalam rangka pengembangan perkara yang menyeret Rektor Unsoed Akhmad Sodiq sebagai tersangka.
“Salah satu guru SMA di Tasikmalaya diduga sebagai koordinator pengepul calon mahasiswa,” ujar Budi dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026). (rezza rizaldi)
