PAD juga naik dari sekitar Rp455,65 miliar menjadi Rp467,27 miliar.
Namun kenaikan pendapatan tersebut belum cukup menutup belanja yang mencapai sekitar Rp1,545 triliun.
Di sisi lain, belanja modal meningkat sekitar Rp31,23 miliar atau 58,23 persen menjadi Rp84,87 miliar.
Sementara Belanja Tidak Terduga (BTT) dipangkas drastis dari sekitar Rp18,83 miliar menjadi sekitar Rp1,92 miliar. (rezza rizaldi)
