Pengalaman politiknya pun cukup panjang. Aang pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan dipercaya menjadi Ketua Komisi III DPRD periode 2019-2024. Sejak 2024 hingga sekarang ia dipercaya menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Tetapi daftar pengalamannya tidak berhenti di gedung dewan. Ia pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa IAIC Tasikmalaya periode 1997-1998. Kemudian Rais Aam Pondok Pesantren Cipasung 1998-1999.
Di KNPI, ia pernah menjadi Wakil Ketua DPD KNPI Tasikmalaya pada 2004-2015. Ia juga pernah menjadi Wakil Ketua PC GP Ansor Tasikmalaya 2012-2015. Di dunia usaha, Aang pernah dan masih tercatat sebagai pimpinan sejumlah perusahaan.
Baca Juga:KPK Geledah Rumah Guru di Tasikmalaya Terkait Dugaan Korupsi Penerimaan Maba UnsoedBecak Listrik Pun Tersenyum!
Ia menjadi Direktur CV HIPMICOM sejak 2012, Direktur CV Multiguna Sahabat sejak 2019, serta Komisaris Utama PT Mina Tirta SAMAWA sejak 2019.
Dunia pengusaha juga membawanya ke HIPMI dan APINDO. Aang pernah menjadi Sekretaris BPC HIPMI Kabupaten Tasikmalaya 2010-2013, kemudian Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Tasikmalaya 2013-2016.
Di APINDO, ia pernah menjadi Sekretaris DPK APINDO Kabupaten Tasikmalaya 2017-2020 dan kemudian dipercaya sebagai Ketua DPK APINDO sejak 2020 hingga sekarang.
Ia juga tercatat sebagai Wakil Ketua KADIN Kabupaten Tasikmalaya sejak 2017, Sekretaris LPNU Kabupaten Tasikmalaya sejak 2022, serta Wakil Ketua Keluarga Alumni Cipasung sejak 2026.
Kemudian ada jalur organisasi kepartaian. Aang pernah menjadi Anggota Bidang Kaderisasi DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya periode 2009-2014. Setelah itu menjadi Wakil Sekretaris Bidang Kaderisasi periode 2014-2019.
Pada 2019-2025 ia dipercaya sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya. Di SOKSI, salah satu organisasi pendiri Golkar, ia pernah menjadi Sekretaris DEPICAB SOKSI Kabupaten Tasikmalaya periode 2014-2019 dan kemudian Ketua DEPICAB SOKSI periode 2019-2025.
Maka ketika namanya sekarang didorong untuk maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya, ceritanya bukan muncul kemarin sore.
Baca Juga:Ketika Prabowo Minta KartaNU, PCNU Kota Tasik Malah Tak Kebagian Sapa!Prabowo, KDM (part9): Menyeimbangkan Gibran dan Kekuatan Politik Lain!
Ada jejak yang panjang. Ada pengalaman politik. Ada pengalaman organisasi. Ada jejaring pesantren. Ada jaringan kepemudaan. Ada dunia usaha. Dan tentu ada pengalaman sebagai anggota legislatif. Namun Aang tampaknya tidak ingin buru-buru mengklaim dirinya sebagai calon.
Ketika dikonfirmasi Radar mengenai isu pencalonannya, ia justru menyerahkan keputusan kepada mekanisme partai.
