“Di Eropa ada begitu banyak kualitas. Jika Anda melakukan kesalahan, mereka bisa menghukum Anda. Kami harus memahami setiap momen pertandingan,” lanjutnya.
“Kami harus memiliki keinginan untuk berkembang dan berusaha membawa pulang kemenangan,” katanya.
Fabregas mengakui Leipzig memiliki banyak pemain berkualitas. Namun, ia tidak ingin Como hanya sibuk memikirkan kekuatan lawan.
Baca Juga:Fans Al-Hilal Minta Simone Inzaghi Dipecat: Ditumbangkan Neom Meski Habiskan Dana Transfer Rp4 TriliunOmari Hutchinson, Pemain Baru AC Milan Mengaku Tak Menonton Serie A
“Kami sebagai staf harus memberikan semua informasi tentang tim lawan kepada para pemain untuk membantu mereka. Secara individu, Leipzig memiliki pemain yang sangat kuat. Saya tidak ingin menyebut nama karena saya tidak suka membicarakan individu, tetapi kalian tahu,” tuturnya.
“Mereka juga tim yang sangat muda. Mereka bermain dengan kecepatan tinggi. Tetapi kami harus memikirkan bagaimana cara menyakiti mereka dan percaya pada kemampuan kami sendiri,” lanjutnya.
Fabregas mengaku sudah menentukan pemain yang akan tampil menghadapi Leipzig. Namun, ia menegaskan bahwa tempat di starting XI harus diperjuangkan setiap hari.
“Saya sudah memilih siapa yang akan bermain. Menurut saya, semua pemain pantas bermain dan semua juga harus membuktikan diri setiap hari,” katanya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para pemain yang membawa Como mencapai pencapaian luar biasa musim lalu.
“Apa yang dilakukan para pemain musim lalu adalah sejarah. Mereka akan menjadi legenda selamanya. Tetapi tiga atau empat bulan sudah berlalu. Sekarang ada peluang lain dan pemain-pemain lain,” ujar Fabregas.
“Kalau kita terus berada di masa lalu, kita akan berhenti. Kami ingin berkembang, memperbaiki diri dan terus melangkah maju,” tegasnya.
Baca Juga:Mengapa Lazio Bisa Rekrut Diogo Leite untuk Gantikan Romagnoli Setelah Bursa Transfer DitutupAlasan Kocak Matvey Safonov Jadi Kiper: “Saya Benci Berlari”
Fabregas memastikan sejumlah pemain musim lalu tetap akan tampil melawan Leipzig, meski tidak semuanya.
“Besok akan ada banyak pemain dari musim lalu di lapangan, tetapi ada juga yang tidak. Yang penting adalah siapa pun yang masuk lapangan harus memberikan kontribusinya,” tuturnya.
“Setiap pertandingan, pemain yang layak bermain adalah pemain yang pada saat itu lebih kuat atau lebih siap dibandingkan pemain lainnya,” tambahnya.
Menariknya, Fabregas mengungkapkan bahwa Liga Champions merupakan satu-satunya trofi yang belum pernah ia menangkan sepanjang kariernya sebagai pemain.
