CIAMIS, RADARTASIK.ID – Upaya pencegahan stunting terus dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Tim dosen Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya memperkenalkan aplikasi SEHATIN kepada tenaga kesehatan dan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Cisaga, Kabupaten Ciamis.
Kegiatan tersebut dikemas melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan skema Program Penerapan Iptek Berbasis Masyarakat (PPIBM), yang dilaksanakan pada Sabtu (5/9/2026).
Baca Juga:Magnet Pilpres 2029 Menguat, Waketum Golkar Ahmad Doli Tangkap Sinyal dari AHYDPRD Jabar Bahas PAPBD 2026, NasDem Soroti Penurunan Pendapatan hingga Rencana Utang Rp3,4 Triliun
Program ini mengangkat tema “Pemberdayaan Kader Posyandu Berbasis Digital Melalui Sistem SEHATIN untuk Pencegahan Stunting di Puskesmas Cisaga Ciamis.” Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kapasitas kader posyandu sekaligus memperkuat proses pencatatan dan pemantauan kesehatan ibu serta anak.
Ketua Tim PkM Unsil, Ir. Andi Nur Rachman, ST MT mengatakan pemanfaatan teknologi digital diperlukan untuk mendukung pelayanan posyandu yang selama ini masih banyak mengandalkan pencatatan secara manual.
Menurutnya, pencatatan manual memiliki sejumlah kelemahan, mulai dari potensi kesalahan dalam memasukkan data, risiko dokumen hilang atau rusak, hingga keterlambatan dalam proses pelaporan.
“Sistem SEHATIN (Sistem Edukasi, Hasil Pantau, dan Tindak Lanjut Kesehatan Ibu dan Anak) hadir sebagai platform digital berbasis web dan mobile untuk mempermudah pemantauan tumbuh kembang anak, pencatatan data ibu hamil, hingga penyediaan materi edukasi gizi bagi masyarakat,” ujar Andi.
Aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu kader posyandu dalam mengelola data kesehatan secara lebih terstruktur. Selain pencatatan, sistem SEHATIN juga diarahkan untuk mendukung proses pemantauan kondisi ibu dan anak sehingga informasi yang diperoleh dapat menjadi bahan tindak lanjut pelayanan kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, tim dosen Unsil tidak hanya melakukan sosialisasi mengenai fungsi dan manfaat aplikasi. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mengikuti uji coba sistem secara langsung.
Tim PkM yang dipimpin Andi Nur Rachman tersebut terdiri dari Euis Nur Fitriani Dewi, S.T., M.Kom., Genta Nazwar Tarempa, S.Si., M.Kom., Didin Syahidin, S.Kom., M.Kom., serta Yuki Rizki Adam Nugraha, S.T., M.Kom. Kegiatan juga melibatkan sejumlah mahasiswa Unsil.
