Saat ini, sejumlah siswa tengah mengikuti proses pelatihan sebagai persiapan bekerja di Jepang. Menariknya, sekolah juga menyediakan program beasiswa Kaigo dengan pembiayaan penuh. Melalui program tersebut, siswa mendapatkan fasilitas pembelajaran hingga pemberangkatan tanpa dikenakan biaya.
“Program tersebut telah mulai berjalan pada tahun ini dan mendapat respons positif dari para siswa,” ujarnya.
Untuk mendukung persiapan tersebut, bahasa Jepang juga mulai diperkenalkan sejak dini kepada siswa. Bahasa Jepang diberikan sebagai salah satu mata pelajaran sekaligus bagian dari muatan internasional yang diterapkan di sekolah.
Baca Juga:35 Tahun Primajasa: ETA, Disiplin, dan Jalan Pengabdian H. Amir MahpudPeriksa Saksi Tragedi Cilembang, Polres Tasikmalaya Kota Ungkap Fakta Begini
Dengan berbagai program tersebut, SMK Bhakti Kencana berupaya mempersiapkan lulusan agar tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk berkiprah di tingkat global.
“Keterserapan lulusan SMK Bhakti Kencana ke dunia kerja juga tinggi,” ungkap Awaludin.
Di sisi lain, sekolah juga memberikan perhatian terhadap siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tahun ini, sejumlah lulusan SMK Bhakti Kencana berhasil melanjutkan studi, termasuk melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Salah satu siswa bahkan berhasil diterima pada pilihan pertama di Universitas Airlangga. Awaludin menegaskan, sekolah berupaya memberikan dukungan sesuai dengan pilihan dan cita-cita masing-masing siswa. Bagi siswa yang ingin langsung bekerja, sekolah mempersiapkan kompetensi mereka agar siap memasuki dunia kerja. Sementara bagi siswa yang ingin melanjutkan kuliah, sekolah turut memberikan pendampingan dan fasilitas yang dibutuhkan.
“Ketika siswa ingin bekerja, kami siapkan semaksimal mungkin. Begitu juga siswa yang ingin melanjutkan kuliah, kami fasilitasi. Alhamdulillah, banyak lulusan yang bisa melanjutkan pendidikan ke kampus-kampus terbaik dan favorit,” pungkasnya. (red)
