RADARTASIK.ID – Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyadari beratnya tantangan saat timnya menghadapi Real Madrid pada laga perdana fase Liga Champions 2026/2027.
Ia menyebut Nerazzurri sudah hampir 60 tahun tidak pernah menang atas Real Madrid di Santiago Bernabéu.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 9 September 2026 pukul 02.00 WIB.
Duel ini juga menjadi pertemuan spesial bagi Inter karena Real Madrid kini ditangani Jose Mourinho, mantan pelatih yang membawa Nerazzurri meraih treble pada 2010.
Baca Juga:Real Madrid Hadapi Inter Milan di Laga Perdana Liga Champions, Mourinho: Yang Susun Jadwal Orang ItaliaLazio ke Puncak Klasemen, Frattesi: Saya Kesal Saat Diganti
Selain itu, Denzel Dumfries juga menjadi salah satu pemain yang pernah memperkuat Inter dan kini membela Real Madrid.
Dalam konferensi persnya, Chivu berharap Inter mampu kembali menorehkan sejarah di stadion yang memiliki kenangan manis bagi klubnya.
Saat itu, Chivu menjadi bagian dari skuad Nerazzurri yang meraih treble asuhan Mourinho.
“Apa yang ingin saya lihat dari Inter saya besok? Kami memiliki kewajiban untuk menulis halaman-halaman penting dalam sejarah klub ini. Stadion ini sekarang bahkan lebih modern dan bermain di sini merupakan kesempatan yang disukai semua orang,” kata Chivu.
Chivu juga berbicara mengenai sosok Mourinho yang memiliki hubungan khusus dengannya.
“Mourinho adalah sosok yang spesial bagi saya. Dia membantu saya melewati momen tersulit dalam hidup saya dan saya tidak akan pernah melupakannya,” lanjutnya.
Sebelumnya, Mourinho mengatakan dirinya terkejut Inter belum kembali memenangkan Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga:Assane Diao Bukti Kecerdikan Como di Bursa Transfer: Beli Rp208 Miliar, Tak Dijual Meski Ditawar Rp1 TriliunMourinho Larang Endrick Pindah ke AC Milan: Rossoneri Coba Lagi Januari
Chivu pun memberikan respons terhadap pernyataan mantan pelatihnya tersebut dan memberikan jawaban bernada diplomatis.
“Mourinho mengatakan aneh jika Inter belum memenangkan Liga Champions? Kita harus bertanya kepadanya apakah dia memang ingin Inter memenangkannya,” ucapnya.
Chivu menilai pencapaian Inter dalam beberapa tahun terakhir merupakan hasil kerja keras manajemen dan para pemain meski menyadari perjalanan di Liga Champions tidak pernah mudah.
“Liga Champions itu kejam. Kami harus melewati beberapa momen sulit dan juga membutuhkan sedikit keberuntungan. Kami ingin menjadi tim yang kompetitif,” tegasnya.
Chivu kemudian memberikan penilaian terhadap awal perjalanan Mourinho bersama Real Madrid dan memuji kemampuan mantan pelatihnya beradaptasi dengan cepat di klub baru.
