“Dia mampu beradaptasi dengan cepat terhadap realitas yang diwakilinya. Dia tahu bagaimana menyampaikan ide-idenya pada momen-momen tertentu,” sanjungnya.
“Saya yakin Real Madrid akan menjalani musim yang hebat,” tambahnya,
Chivu menyadari Inter menghadapi tantangan besar ketika bermain di Santiago Bernabéu.
“Bermain di Bernabéu tidak pernah mudah. Inter sudah tidak menang di sini selama 60 tahun,” tuturnya.
Baca Juga:Real Madrid Hadapi Inter Milan di Laga Perdana Liga Champions, Mourinho: Yang Susun Jadwal Orang ItaliaLazio ke Puncak Klasemen, Frattesi: Saya Kesal Saat Diganti
Pernyataan Chivu mengenai Inter yang sudah 60 tahun tidak menang di Bernabéu merujuk pada kemenangan Inter atas Real Madrid, bukan kemenangan terakhir Inter di stadion tersebut.
Inter memang pernah meraih kemenangan di Santiago Bernabéu pada 22 Mei 2010, tetapi kemenangan tersebut terjadi atas Bayern Munich di final Liga Champions.
Inter menang 2-0 melalui dua gol Diego Milito dan memastikan gelar Liga Champions sekaligus melengkapi treble di bawah asuhan Mourinho.
Tetapi, jika yang dimaksud adalah kemenangan melawan Real Madrid di Bernabéu, Inter terakhir kali melakukannya pada 1 Maret 1967.
Saat itu, Inter mengalahkan Real Madrid 2-0 pada leg kedua perempat final European Cup, kompetisi yang kini dikenal sebagai Liga Champions.
Pelatih asal Rumania itu memastikan Inter tidak akan mengubah karakter permainan hanya karena menghadapi Real Madrid.
Ia juga menyinggung jadwal pertandingan Inter yang dinilai cukup padat dan berharap timnya mendapatkan waktu istirahat lebih panjang setelah pertandingan melelahkan melawan Napoli.
Baca Juga:Assane Diao Bukti Kecerdikan Como di Bursa Transfer: Beli Rp208 Miliar, Tak Dijual Meski Ditawar Rp1 TriliunMourinho Larang Endrick Pindah ke AC Milan: Rossoneri Coba Lagi Januari
“Saya sebenarnya ingin kami mendapatkan satu hari tambahan untuk beristirahat setelah pertandingan yang melelahkan melawan Napoli. Namun, jadwalnya memang seperti ini dan kami harus terbiasa,” bebernya.
Chivu juga mengungkapkan perhitungannya mengenai target poin untuk lolos langsung ke babak 16 besar.
“Kami sudah memahami berapa poin yang dibutuhkan untuk finis di delapan besar dan kami juga memahami apa yang terjadi jika harus bermain di playoff,” tuturnya.
“Kami membutuhkan 16 poin. Lima belas tidak cukup. Kami harus memberikan yang terbaik tanpa terobsesi mengumpulkan poin dalam pertandingan-pertandingan tertentu,” tutupnya.
