RADARTASIK.ID – Lazio mencatat kemenangan ketiga secara beruntun di Serie A.
Davide Frattesi dan pemain anyar Albert Gudmundsson kembali menjadi penentu kemenangan Biancocelesti.
Lazio kini berada di puncak klasemen Serie A. Setelah secara mengejutkan tersingkir dari Coppa Italia akibat kekalahan dari Mantova, sulit membayangkan Biancocelesti mampu mengawali kompetisi liga dengan sempurna.
Baca Juga:Assane Diao Bukti Kecerdikan Como di Bursa Transfer: Beli Rp208 Miliar, Tak Dijual Meski Ditawar Rp1 TriliunMourinho Larang Endrick Pindah ke AC Milan: Rossoneri Coba Lagi Januari
Namun, tim asuhan Gennaro Gattuso menunjukkan mentalitas berbeda. Lazio bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan Udinese pada giornata ketiga Serie A dengan skor 2-1.
Hasil tersebut membuat Lazio mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Mereka berada di posisi teratas bersama AS Roma dan Inter Milan yang juga memiliki rekor sempurna.
Pertandingan melawan Udinese berlangsung ketat pada babak pertama. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih hingga turun minum.
Situasi berubah pada awal babak kedua. Udinese berhasil membuka keunggulan melalui Jesper Karlström pada menit ke-49.
Gol tersebut tidak membuat Lazio kehilangan kepercayaan diri. Biancocelesti terus menekan dan mencari gol penyeimbang. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75.
Davide Frattesi muncul sebagai penyelamat Lazio. Gelandang yang baru kembali ke skuad Biancocelesti tersebut mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Menariknya, gol tersebut menjadi gol ketiga Frattesi dalam tiga pertandingan pertamanya bersama Lazio. Sang pemain langsung menunjukkan kontribusi besar sejak kembali ke klub.
Baca Juga:Sandro Sabatini: AC Milan Kecewa Juventus Punya Tujuh NyawaDaftar Pemain Terburuk Juventus dan AC Milan Usai Bermain Imbang 1-1
Lazio semakin percaya diri pada fase akhir pertandingan. Tekanan mereka akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-88.
Albert Gudmundsson mencetak gol melalui sundulan untuk membawa Lazio berbalik unggul 2-1.
Bagi Gudmundsson, gol tersebut terasa semakin spesial karena menjadi gol debutnya bersama Lazio.
Pemain asal Islandia itu langsung memberikan dampak besar sekaligus memastikan tiga poin bagi timnya.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Lazio sebelum menghadapi AC Milan pada 12 September mendatang.
Pertandingan tersebut diperkirakan menjadi ujian yang jauh lebih berat sekaligus menjadi tolok ukur awal ambisi Lazio di bawah asuhan Gattuso.
Usai pertandingan, Frattesi berbicara kepada DAZN mengenai reaksinya ketika ditarik keluar lapangan.
