Pencemaran Nama Baik, Barcelona Seret Florentino Perez ke Pengadilan

Presiden Terbaik Sepanjang Masa
Presiden Real Madrid Florentino Perez menunjukkan trofi Presiden Terbaik Sepanjang Masa dari ajang Globe Soccer Awards 2024. (Real Madrid/X)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Panasnya El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid kini merembet ke meja hijau.

Perseteruan kedua raksasa Spanyol memasuki babak baru setelah Florentino Perez dan Real Madrid dipanggil ke pengadilan terkait gugatan pencemaran nama baik yang diajukan Barcelona.

Menurut laporan Marca, Perez dan Real Madrid dijadwalkan menghadiri upaya mediasi atau rekonsiliasi pada 25 November 2026.

Baca Juga:AC Milan Tekor Rp480 Miliar, Absen dari Liga Champions Jadi Biang KerokRating Esposito Bersaudara usai Bawa Italia Bantai Turki 4-1

Proses tersebut merupakan tahapan yang harus ditempuh sebelum Barcelona melanjutkan perkara pencemaran nama baik ke jalur hukum.

Barcelona meminta Perez menarik kembali sejumlah pernyataannya yang disampaikan dalam konferensi pers pada Mei lalu.

Pernyataan tersebut berkaitan dengan kasus Negreira, perkara yang menyeret Barcelona karena pembayaran kepada José María Enríquez Negreira, mantan wakil ketua Komite Wasit Spanyol.

Jika upaya rekonsiliasi tersebut gagal, konflik antara kedua klub bisa memasuki babak yang jauh lebih serius.

Barcelona telah menyatakan bahwa apabila Perez tidak hadir atau menolak menarik kembali pernyataannya, klub akan melanjutkan langkah hukum melalui pengaduan pidana.

Persoalan bermula pada Mei lalu ketika Florentino Perez berbicara mengenai kasus Negreira.

Dalam pernyataannya yang diterjemahkan oleh Marca, presiden Real Madrid tersebut mengaitkan kasus itu dengan sejarah persaingan dan hasil pertandingan yang melibatkan klubnya.

Baca Juga:Italia Hajar Turki 4-1, Sabatini: Kami Seperti Tim Juara Piala DuniaDaftar 20 Pemain Italia dengan Gaji Tertinggi: Verratti Dibayar Rp600 Miliar, Dimarco Masuk 10 Besar

Perez mengatakan Real Madrid seharusnya telah memenangkan lebih banyak trofi jika tidak dirugikan oleh keputusan-keputusan tertentu.

“Saya hanya memenangkan tujuh Piala Eropa dan tujuh gelar La Liga, padahal seharusnya saya memenangkan 14 karena semuanya telah dirampok dari saya,” kata Perez.

Perez juga menyebut Real Madrid telah membuat video yang membahas 18 poin yang menurutnya hilang dari tim pada musim tersebut.

“Para anggota Real Madrid bersama saya dalam perjuangan melawan Negreira dan semua pihak lainnya,” lanjutnya.

Perez kemudian menyinggung temuan mengenai pembayaran kepada pejabat wasit selama bertahun-tahun.

“Baru-baru ini kami mengetahui bahwa pejabat wasit menerima uang dari Barcelona selama dua dekade,” ungkapnya.

Perez mengatakan Real Madrid sedang menyiapkan laporan setebal 500 halaman yang akan diserahkan kepada UEFA dan menegaskan klub akan membawa persoalan tersebut hingga tuntas.

0 Komentar