Pencemaran Nama Baik, Barcelona Seret Florentino Perez ke Pengadilan

Presiden Terbaik Sepanjang Masa
Presiden Real Madrid Florentino Perez menunjukkan trofi Presiden Terbaik Sepanjang Masa dari ajang Globe Soccer Awards 2024. (Real Madrid/X)
0 Komentar

Ia juga mempertanyakan bagaimana pembayaran kepada wasit bisa terjadi dalam sepak bola dan menyatakan persoalan tersebut tidak hanya berdampak kepada Real Madrid.

Perez bahkan menyinggung Barcelona secara langsung.

“Barcelona selalu mendapatkan keuntungan,” sindirnya.

Ia juga mengatakan ingin melihat bagaimana UEFA menangani persoalan tersebut, termasuk kemungkinan konsekuensi dalam ranah olahraga maupun hukum.

Sebulan kemudian, tepatnya pada bulan Juni lalu, Barcelona mengambil langkah resmi.

Baca Juga:AC Milan Tekor Rp480 Miliar, Absen dari Liga Champions Jadi Biang KerokRating Esposito Bersaudara usai Bawa Italia Bantai Turki 4-1

Klub Catalan tersebut mengumumkan telah mengajukan permohonan mediasi yang menjadi tahapan sebelum gugatan pencemaran nama baik berdasarkan Pasal 205 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Spanyol.

Barcelona menilai pernyataan Perez merusak citra dan reputasi klub.

Dalam pernyataan resminya, Barcelona menyebut permohonan tersebut diajukan terkait pernyataan Perez dalam konferensi pers 12 Mei serta wawancaranya dengan media sehari setelahnya.

“Tujuan dari permohonan ini adalah agar Tuan Pérez menarik kembali beberapa pernyataannya, meskipun mengetahui bahwa pernyataan tersebut tidak benar, bersifat mencemarkan nama baik, dan merugikan citra serta reputasi klub,” tulis pernyataan resmi klub.

Barcelona juga telah memberikan gambaran mengenai langkah berikutnya jika permintaan tersebut tidak dipenuhi.

“Jika permintaan ini tidak dipenuhi, FC Barcelona akan mengajukan pengaduan pidana,” ancamnya.

Dengan jadwal upaya mediasi pada 25 November, perseteruan Barcelona dan Real Madrid kini tidak lagi hanya berlangsung di lapangan.

El Clasico mendapatkan panggung baru di luar stadion: pengadilan.

Kasus ini akan menentukan apakah kedua pihak dapat mencapai kesepakatan melalui proses mediasi atau justru membawa perseteruan mereka ke tahap hukum berikutnya.

0 Komentar