CIAMIS, RADARTASIK.ID – Penyaluran bantuan becak listrik program Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Ciamis mendapat perhatian Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Hj Tina Wiryawati. Ia memastikan bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi pengayuh becak yang menjadi sasaran program.
Kabupaten Ciamis mendapatkan 160 unit becak listrik yang diperuntukkan bagi tukang becak di 27 kecamatan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Ciamis bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) di Aula PKK Ciamis, Minggu (6/9/2026).
Sehari setelah penyerahan, Tina turun langsung menemui penerima bantuan. Ia menyambangi dua pengayuh becak penerima bantuan, yakni Yaya dan Uce, di Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Senin (7/9/2026).
Baca Juga:Magnet Pilpres 2029 Menguat, Waketum Golkar Ahmad Doli Tangkap Sinyal dari AHYDPRD Jabar Bahas PAPBD 2026, NasDem Soroti Penurunan Pendapatan hingga Rencana Utang Rp3,4 Triliun
Kunjungan dilakukan seusai Tina melaksanakan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memberikan pembinaan kepada Laskar Gerindra se-Eks Kewadanaan Banjarsari di Balai Desa Banjarsari.
Dalam pertemuan tersebut, Tina berdiskusi langsung dengan penerima untuk mengetahui manfaat becak listrik sekaligus kondisi penggunaannya di lapangan.
Tina mengatakan bantuan becak listrik sangat membantu para pengayuh, terutama mereka yang sudah lanjut usia. Penggunaan kendaraan listrik tersebut dinilai dapat mengurangi beban fisik pengayuh saat bekerja.
“Kabupaten Ciamis sendiri menerima sebanyak 160 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi para pengayuh becak lanjut usia, khususnya yang berusia di atas 55 tahun,“ katanya, kemarin.
Menurut Tina, program tersebut diharapkan tidak sekadar memberikan kendaraan, tetapi juga berdampak terhadap kesejahteraan penerima. Becak listrik diharapkan dapat mengurangi beban fisik, meningkatkan produktivitas, serta membantu menambah pendapatan keluarga.
Namun, ia menilai penyaluran bantuan harus dibarengi pelatihan pengoperasian. Penerima perlu memahami cara mengendarai dan menggunakan becak listrik dengan benar untuk mencegah kecelakaan.
“Saya sebelumnya juga menghadiri penyerahan dan pelatihan di Kota Banjar. Pelatihan mengendarai becak listrik ini sangat penting karena mereka belum terbiasa. Saya khawatir kalau belum terbiasa bisa terjadi kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Baca Juga:Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Gebrak Sukarame, Gelar Lomba Rakyat Semarakkan KemerdekaanSembilan Atlet Pasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Bawa Pulang 9 Medali dari Kejurnas di Kota Bekasi
Tina berharap pelatihan dapat terus diberikan kepada para penerima bantuan. Pembekalan tersebut penting agar pengayuh mampu mengoperasikan becak listrik dengan aman, termasuk saat membawa penumpang.
