Pemain Inter Terlalu Sering Buang Peluang Emas Saat Kalahkan Cagliari, Jurnalis Italia: Ini Bukan Salah Chivu

Hakan Calhanoglu
Hakan Calhanoglu  Foto: Tangkapan layar Instagram@inter 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Inter Milan berhasil mengamankan tiga poin setelah menundukkan Cagliari dengan skor tipis 1-0 pada giornata kedua Serie A 2026/2027.

Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Unipol Domus, markas Cagliari. Hasil ini membuat Inter Milan asuhan Cristian Chivu menyapu bersih dua pertandingan awal musim dengan kemenangan dan mengoleksi enam poin.

Satu-satunya gol dalam pertandingan dicetak Hakan Çalhanoğlu pada menit ke-9. Gelandang asal Turki itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan dari Nicolò Barella.

Baca Juga:Gattuso Pasrah dengan Langkah Lazio di Bursa Transfer: Masa Saya Harus Memakai Topeng Lalu Menculik PemainDicemooh Fans Juventus, Jonathan David Jadi Incaran Atletico Madrid dan Como

Inter sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan dengan skor jauh lebih besar.

Nerazzurri tampil dominan, terutama pada babak pertama, dan berkali-kali menciptakan peluang emas di depan gawang Cagliari.

Francesco Pio Esposito sempat mendapatkan peluang matang pada babak kedua. Akan tetapi, kiper Cagliari Elia Caprile tampil gemilang dan mampu menggagalkan peluang tersebut.

Cagliari kemudian mencoba memberikan tekanan pada menit-menit akhir. Gennaro Borrelli sempat mengancam melalui sundulan, sementara Caprile bahkan ikut maju ke kotak penalti Inter pada situasi sepak pojok terakhir.

Beruntung bagi Inter, skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang.

Jurnalis Italia Sandro Sabatini menilai kemenangan Inter seharusnya bisa diraih dengan margin yang jauh lebih besar.

Dalam kolom editorialnya di Calciomercato, Sabatini menyebut Inter tampil sangat dominan pada babak pertama, tetapi terlalu banyak membuang peluang.

“Inter mendominasi selama satu babak, tetapi hanya menang dengan selisih satu gol di Cagliari,” tulis Sabatini.

Baca Juga:Como Tumbangkan Napoli 2-1, Fabregas: Kami Belajar Banyak dari Kekalahan Melawan MilanJuventus vs Parma: Spalletti Siapkan Alajbegovic untuk Gantikan Yildiz

Menurutnya, kualitas Inter terlihat dari situasi yang dialami Davide Frattesi. Sang gelandang kini menjadi pemain Lazio dan langsung mencetak gol pada dua giornata pertama sehingga Lazio juga mengawali musim dengan enam poin.

“Kalau kekuatan Inter dilihat dari Frattesi yang pergi ke Lazio, kemudian mencetak gol pada pertandingan pertama dan kedua sehingga Lazio meraih poin sempurna, itu bisa menjadi lelucon. Frattesi hampir tidak pernah bermain di Inter,” ujar Sabatini.

Ia menegaskan bahwa kepergian Frattesi bukanlah gambaran sebenarnya mengenai kekuatan Inter.

0 Komentar