“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pinjaman online serta instrumen investasi yang legal. Kami berharap masyarakat dapat semakin cerdas dalam memilih produk keuangan dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang tidak jelas legalitas maupun manfaatnya,” ujar Gina.
OJK Tasikmalaya juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan legalitas produk dan layanan jasa keuangan sebelum menggunakannya.
Masyarakat diminta tidak sembarangan memberikan data pribadi, termasuk informasi keuangan, kepada pihak yang belum dapat dipastikan legalitasnya.
Baca Juga:Gudang ASP di Mangkubumi Tasikmalaya Terbakar, Diduga Akibat Korsleting ListrikSatu Vespa, Satu Tujuan, Satu Keluarga: Mengejar Purnama di Galunggung!
Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Muhamad Ijudin mengatakan penguatan literasi keuangan penting dilakukan secara berkelanjutan, terutama hingga ke masyarakat di tingkat desa.
Menurutnya, masyarakat perlu dibekali kemampuan untuk membedakan produk keuangan legal dan ilegal agar tidak mudah terjebak dalam tawaran yang menggiurkan.
“Kegiatan ini menjadi wujud komitmen OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai produk dan layanan jasa keuangan,” kata Muhamad Ijudin.
Dia berharap masyarakat dapat mengenali instrumen investasi yang legal, menggunakan pinjaman online secara bijak, serta menjauhi judi online.
Penguatan literasi keuangan di tingkat desa menjadi salah satu perhatian OJK Tasikmalaya. Sebab, masyarakat desa juga menghadapi derasnya arus informasi dan penawaran produk keuangan melalui berbagai kanal digital.
Dengan informasi yang memadai, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih rasional, mengenali layanan yang legal, serta menghindari berbagai modus aktivitas keuangan ilegal yang terus berkembang.
Ke depan, OJK akan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah Priangan Timur.
Baca Juga:UMB Bangun Mitra Vokasi Unggulan Bersama Industri, Fasilitasi Siswa SMK dan Mahasiswa untuk BekerjaAngklung Pelajar SDN 1 Rahayu Tasikmalaya Mewarnai Peringatan Kemerdekaan Sambil DilestarikanÂ
Harapannya sederhana: masyarakat bukan hanya semakin mudah mengakses layanan keuangan, tetapi juga semakin sulit ditipu oleh janji keuntungan yang terdengar terlalu indah untuk menjadi kenyataan. (rezza rizaldi)
