Tak Dapat Bantuan, Lurah Mekarsari Kota Banjar Siap Bantu Pembaruan Data Warga

Asep Intan
Lurah Mekarsari Asep Intan Yuliana saat dikonfirmasi di kantornya. (Anto Sugiarto/Radar Tasikmalaya) 
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Lurah Mekarsari Asep Intan Yuliana angkat bicara terkait dua warganya, Titi Supiati dan Andi Siswanto, yang kondisinya memprihatinkan.

Menurutnya, berdasarkan data, Titi (lansia) masuk dalam kategori desil 4. Bantuan sembako BPNT dan bahan pangan dapat serta PBI JKN-nya aktif.

“Sedangkan untuk pak Andi masuk desil 9, sehingga tidak mendapatkan bantuan BPNT dan sembako,” ucapnya, Kamis 27 Agustus 2026.

Baca Juga:Dorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan ProvinsiKawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan Sementara

Pihaknya saat ini akan berupaya memfasilitasi membantu sesuai kewenangan kelurahan. Salah satunya dengan pembaharuan data.

Untuk sementara, guna memenuhi kebutuhan sehari-hari keduanya pihaknya akan mengupayakan meminta bantuan ke Baznas terkait paket sembako.

Untuk keduanya sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim nakes Puskesmas Banjar III.

“Terkait pengobatan lebih lanjut, harus dilakukan di rumah sakit untuk mengetahui secara pastikan memiliki penyakit apa saja, sehingga cepat ditangani,” katanya.

Pihaknya meminta kepada anak dan sanak keluarga yang lain untuk bersama-sama menjaga dan merawat keduanya dengan baik supaya pulih kembali.

Sebelumnya, petugas tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Banjar III mengecek kesehatan Titi Supiati dan Andi Siswanto, Rabu 26 Agustus 2026.

Kepala Puskesmas Banjar III dr Sari Wahyuningrum mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, dua orang tersebut mengalami disabilitas secara fisik.

Baca Juga:Nakes Cek Kesehatan Dua Warga yang Sakit-sakitan di Cimenyan Kota BanjarAntisipasi Karhutla di Kota Banjar, Sengaja Bakar Lahan Bisa Dipidana

“Yang pertama, ibunya itu lansia dengan riwayat glaukoma dan gangguan penglihatan. Kedua, anaknya dengan kondisi saraf kejepit,” ucapnya. (Anto Sugiarto)

0 Komentar