Jurnalis Italia Ramal Como Jadi Pengganggu Perebutan Scudetto: Jangan Tertipu Hasil Imbang Lawan Udinese 

Como
Ilustrasi Como Foto: Youtube
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Como mulai dipandang sebagai salah satu kandidat serius dalam perburuan Scudetto Serie A musim ini.

Bukan hanya karena aktivitas mereka di bursa transfer, tetapi juga karena perkembangan proyek klub yang dinilai semakin matang.

Jurnalis Italia Marco Conterio bahkan meyakini Como layak diperhitungkan sebagai salah satu calon pengganggu dalam perebutan gelar juara.

Baca Juga:Ayah Tijjani Reijnders Ungkap Penyebab Anaknya Gagal Gabung JuventusHajar Klub Israel 5-2, Sabah FK Catat Sejarah Lolos ke Liga Champions

Dalam kolom editorialnya di Tuttomercatoweb, Conterio menilai hasil imbang melawan Udinese pada pertandingan pembuka tidak seharusnya membuat publik meremehkan kekuatan tim asuhan Cesc Fabregas tersebut.

Menurut Conterio, Como bersama pemilik Mirwan Suwarso dan Fabregas sudah memahami bahwa musim ini bisa menjadi momentum penting untuk melangkah lebih jauh.

“Mereka sudah memahami bahwa ini bisa menjadi tahun mereka,” tulis Conterio.

Pernyataan tersebut memang terdengar berani. Apalagi Como bukan klub yang secara tradisional masuk dalam daftar kandidat juara Serie A.

Akan tetapi, perkembangan klub dalam beberapa musim terakhir membuat status tersebut perlahan berubah.

Conterio menilai orang-orang di sekitar Como mungkin tidak akan secara terbuka menyebut kata “Scudetto”.

Alasannya sederhana, tekanan akan langsung meningkat jika klub mulai mendeklarasikan target juara.

Baca Juga:AC Milan Utus Jorge Mendes Jual Rafael Leao, Galatasaray Siapkan Dana Transfer Rp1 Triliun AS Roma Coba Curi Kessie dari Genggaman Juventus: Lakukan Serangan Kilat di Malam Hari

Akan tetapi, menurut sang jurnalis, aktivitas transfer Como sudah menunjukkan ambisi yang jauh lebih besar daripada sekadar bertahan di papan atas.

Como mengawali musim dengan hasil imbang melawan Udinese. Hasil tersebut mungkin terlihat kurang meyakinkan jika dibandingkan dengan ambisi besar yang mulai melekat kepada mereka.

Namun, Conterio meminta publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

Ia justru menyebut Udinese sebagai salah satu tim terbaik sekaligus paling diremehkan di sepak bola Italia.

Menurutnya, Udinese merupakan klub yang memiliki sistem pembinaan dan pengelolaan pemain yang layak dipelajari banyak klub.

Karena itu, hasil imbang melawan Udinese bukan alasan untuk menghapus status Como sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan.

“Jangan sampai hasil imbang melawan Udinese menipu Anda,” demikian inti analisis Conterio.

Como dinilai telah berubah menjadi klub yang stabil, solid dan terus berkembang secara vertikal.

Transformasi tersebut terlihat dari keberhasilan mereka membangun skuad kompetitif dalam waktu relatif singkat.

0 Komentar