RADARTASIK.ID – Tijjani Reijnders ternyata sempat memiliki peluang untuk bergabung dengan Juventus.
Gelandang asal Belanda itu masuk dalam radar Bianconeri, tetapi transfer tersebut akhirnya tidak terwujud karena persoalan finansial dan keterbatasan ruang gaji di skuad Juventus.
Fakta tersebut diungkapkan langsung oleh ayah sekaligus perwakilan Reijnders, Martin Reijnders, dalam wawancara dengan media Belanda, AD.nl.
Menurut Martin, Juventus bukan satu-satunya klub yang tertarik kepada putranya.
Baca Juga:AS Roma Coba Curi Kessie dari Genggaman Juventus: Lakukan Serangan Kilat di Malam HariMimpi Buruk Julian Alvarez: Dicemooh Fans Atletico, Dilarang Dekati Tribun Penonton
Atletico Madrid juga sempat menjadi kandidat kuat. Bahkan, keluarga Reijnders sempat menunggu perkembangan pendekatan dari klub asal Spanyol tersebut.
“Kami menunggu Atletico Madrid. Mereka sangat tertarik, tetapi akhirnya mundur karena masalah finansial,” ujar Martin.
Selain Atletico Madrid, Juventus dan Galatasaray juga menunjukkan minat. Akan tetapi, kedua klub tersebut hanya menawarkan skema peminjaman.
“Kemudian ada Juventus dan Galatasaray, tetapi mereka hanya tertarik untuk meminjamnya,” kata Martin.
Situasi itu membuat Reijnders akhirnya memilih jalan berbeda. Setelah beberapa kali menolak tawaran dari Al Qadsiah, gelandang asal Belanda tersebut akhirnya menerima proyek klub Arab Saudi itu.
“Pertama dan kedua kalinya kami menolak Al Qadsiah. Mereka kemudian kembali untuk ketiga kalinya dan kami menyadari bahwa mereka benar-benar ingin menjadi klub terbesar di seluruh Asia,” tutur Martin.
Keputusan tersebut membuat Reijnders meninggalkan AC Milan dan melanjutkan kariernya di Liga Arab Saudi.
Baca Juga:AS Roma vs Fiorentina: Gasperini Siapkan Duet Maut Dybala-Soule di Belakang Malen Palermo Tumbangkan Juve Stabia, Pippo Inzaghi: Hasil Adalah yang Terpenting
Pengakuan Martin Reijnders sekaligus memperkuat informasi bahwa Juventus memang sempat mempertimbangkan Tijjani Reijnders sebagai salah satu opsi di lini tengah.
Bianconeri membutuhkan tambahan tenaga di sektor tersebut dan sempat melihat kemungkinan mendatangkan Reijnders.
Karakter permainan sang gelandang dinilai cocok untuk memberikan kreativitas sekaligus kemampuan membawa bola dari lini tengah.
Akan tetapi, Juventus menghadapi persoalan finansial.
Klub asal Turin tersebut harus mengatur ruang gaji sebelum mendatangkan pemain baru.
Karena itu, opsi transfer permanen untuk Reijnders sulit diwujudkan, sedangkan proposal peminjaman tidak menjadi pilihan yang diinginkan pihak pemain.
Situasi tersebut akhirnya membuat Juventus mengalihkan perhatian kepada target lain.
Nama yang kini berada di posisi terdepan adalah Franck Kessié.
