RADARTASIK.ID – Sabah FK Baku menciptakan sejarah besar dalam perjalanan singkat mereka di sepak bola Eropa.
Klub asal Azerbaijan tersebut memastikan tiket ke Fase Liga Champions setelah menaklukkan wakil Israel, Hapoel Be’er Sheva, dengan skor telak 5-2 melalui perpanjangan waktu pada leg kedua babak play-off.
Kemenangan dramatis tersebut terasa semakin istimewa karena Sabah harus membalikkan keadaan setelah kalah 1-2 pada leg pertama.
Baca Juga:AC Milan Utus Jorge Mendes Jual Rafael Leao, Galatasaray Siapkan Dana Transfer Rp1 Triliun AS Roma Coba Curi Kessie dari Genggaman Juventus: Lakukan Serangan Kilat di Malam Hari
Dengan demikian, Sabah menang agregat 7-4 dan untuk pertama kalinya dalam sejarah klub berhasil menembus fase utama kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
Pertandingan berlangsung di Stadion Republik Tofiq Bahramov, Baku, di hadapan sekitar 30.000 penonton.
Sabah sebenarnya biasa memainkan pertandingan kandang di Bank Respublika Arena, Masazir, yang memiliki kapasitas sekitar 13.000 penonton.
Dukungan puluhan ribu suporter di Baku menjadi energi tambahan bagi Sabah untuk mengejar ketertinggalan agregat.
Meski tampil di hadapan publik sendiri, Sabah justru harus menghadapi awal pertandingan yang sulit. Be’er Sheva mampu mencuri keunggulan pada menit ke-10 melalui Zlatanovic.
Gol tersebut membuat situasi Sabah semakin rumit karena mereka harus mencetak setidaknya dua gol untuk membalikkan agregat.
Tuan rumah tidak menyerah. Tekanan terus diberikan dan usaha mereka membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama.
Baca Juga:Mimpi Buruk Julian Alvarez: Dicemooh Fans Atletico, Dilarang Dekati Tribun PenontonAS Roma vs Fiorentina: Gasperini Siapkan Duet Maut Dybala-Soule di Belakang Malen
Nwachukwu mencetak gol penyama kedudukan sehingga Sabah menutup paruh pertama dengan skor 1-1.
Pertandingan semakin sengit setelah turun minum.
Pada menit ke-61, Mizrahi kembali membawa Be’er Sheva unggul. Gol tersebut membuat Sabah berada di ambang kegagalan karena secara agregat mereka kembali tertinggal.
Akan tetapi, mental pemain Sabah benar-benar diuji.
Pada menit ke-74, Rakhmonaliyev mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Sabah kemudian terus menyerang dan akhirnya mendapatkan momen penting pada masa tambahan waktu.
Mutallimov mencetak gol yang membuat Sabah berbalik unggul 3-2 sekaligus menyamakan agregat menjadi 4-4.
Karena kedua tim memiliki skor agregat sama, pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Di fase inilah momentum pertandingan berubah sepenuhnya.
Be’er Sheva mulai kehilangan tenaga dan konsentrasi, sementara Sabah justru semakin percaya diri. Klub Azerbaijan itu mampu memanfaatkan situasi dengan sangat baik.
