HIPMI Kota Tasikmalaya Ajak Warga Tak Terpancing Isu Nasional! Jaga Kondusivitas, Ekonomi Harus Tetap Jalan

HIPMI Kota Tasikmalaya ajak jaga kondusivitas
Ketua HIPMI Kota Tasikmalaya, Arif Hidayat Putra bersama para pengurus dan pengusaha usai silaturahmi, Senin (24/8/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Dinamika nasional yang terus berkembang turut menjadi perhatian dunia usaha di daerah.

Di tengah derasnya informasi dan perbedaan pandangan yang muncul di ruang publik, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tasikmalaya mengajak masyarakat menjaga kondusivitas daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua HIPMI Kota Tasikmalaya, Arif Hidayat Putra, Selasa (25/8/2026).

Baca Juga:Ciamis Juara Umum PORSENI Madrasah Jabar 2026, Tasikmalaya Bayangi di Posisi Kedua dan KetigaSering Dampingi Warga, Diky Candra Dilirik Legislator hingga Muncul Isu Masuk NasDem

Menurutnya, berbagai persoalan nasional perlu disikapi secara bijak agar tidak merembet menjadi keresahan sosial maupun mengganggu stabilitas ekonomi daerah.

“Kami dari HIPMI Kota Tasikmalaya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Tasikmalaya agar tetap kondusif, tertib, aman dan damai. Apa pun dinamika nasional yang terjadi, mari kita sikapi dengan kepala dingin dan tetap menjaga persatuan,” ujar Arif.

Ia menilai situasi nasional saat ini menjadi perhatian berbagai kalangan, termasuk para pelaku usaha.

Dinamika politik, kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah, daya beli masyarakat hingga derasnya arus informasi di media sosial dapat ikut memengaruhi iklim usaha di daerah.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi maupun narasi provokatif.

Sebab, ketika suasana sosial memanas, yang ikut terdampak bukan hanya persoalan politik, tetapi juga aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi atau terpancing oleh informasi maupun ajakan provokatif di media sosial yang sumbernya tidak jelas. Perbedaan pandangan merupakan hal yang biasa, tetapi jangan sampai mengganggu persatuan dan ketertiban masyarakat,” terangnya.

Baca Juga:Libur Maulid, Usman Kusmana Pilih Datang ke Rumah yang Terbakar!Satlat Dadaha Juara Umum Piala GHANNA, Regenerasi Petarung Tarung Drajat Tasikmalaya Terus Dipacu

Menurut Arif, kondusivitas daerah memiliki kaitan erat dengan keberlangsungan aktivitas ekonomi.

Lingkungan yang aman dan nyaman memberikan kepastian bagi pelaku usaha, investor, UMKM, pekerja maupun masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kalau daerah kondusif, kegiatan ekonomi bisa berjalan dengan baik. Pelaku UMKM bisa berjualan, pengusaha bisa menjalankan usahanya, investasi bisa tumbuh, dan masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang,” bebernya.

Dalam konteks tersebut, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata tugas aparat atau pemerintah.

Dunia usaha dan masyarakat juga memiliki kepentingan yang sama untuk memastikan roda ekonomi tetap berputar.

0 Komentar