K3S: Tiga Huruf, Banyak Urusan!

K3s kota tasikmalaya
Ilustrasi AI/ChatGPT
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kalau mendengar K3S, jangan bayangkan sapu, pel, atau orang yang keliling membawa kunci sekolah.

K3S bukan petugas kebersihan. Bukan satpam. Bukan pula nama sebuah proyek pemerintah. K3S adalah Kelompok Kerja Kepala Sekolah.

Dan di balik tiga huruf itu, ada sesuatu yang cukup penting dalam dunia pendidikan dasar.

Baca Juga:Pengelolaan Sampah Bakal Masuk Kurikulum Sekolah di Kota TasikmalayaTim Penataan Dadaha Masih Lumpuh, Pemkot Tasikmalaya Belum Tunjuk Ketua Baru

Di sanalah kepala-kepala SD saling berkoordinasi. Informasi beredar. Masalah dibicarakan. Kegiatan bersama diatur. Bahkan urusan uang pun kadang lewat sana.

Jadi, kalau ada yang bertanya, “K3S itu apa?”. Jawabannya bukan sekadar kepanjangan.

K3S adalah salah satu simpul penting yang menghubungkan kepala sekolah SD dengan Dinas Pendidikan.

Dinas punya informasi? K3S ikut menyebarkan. Ada lomba O2SN? K3S meneruskan. Ada bantuan PIP? K3S menyampaikan. Ada aturan baru tentang Dapodik? K3S ikut menjelaskan.

Satu informasi dari dinas bisa sampai ke puluhan kepala sekolah melalui satu forum.Efisien. Itulah salah satu fungsi utamanya.

Di sekolah ada banyak singkatan. Ada BOS.Ada PIP. Ada Dapodik. Tetapi K3S berbeda.Kalau BOS berbicara tentang anggaran, PIP tentang bantuan, dan Dapodik tentang data, K3S berbicara tentang orang-orang yang menjalankan sekolah itu sendiri: kepala sekolah.

Di Kota Tasikmalaya, K3S berjalan di tingkat kecamatan. Ketua biasanya kepala sekolah yang lebih senior. Ada sekretaris. Ada bendahara.

Baca Juga:Kota Tasik, Se-Bercanda Ini!Hasil Evaluasi PCNU terhadap Wali Kota Tasikmalaya: Kita Teman yang Tak Selalu Mengangguk!

Sederhana strukturnya. Tetapi pekerjaannya tidak sesederhana namanya. Sebab K3S bukan hanya tempat menerima dan meneruskan informasi.

Ia juga menjadi tempat kepala sekolah bertanya. Ada persoalan dengan guru? Bisa dibicarakan. Ada urusan dengan pengawas? Bisa dikonsultasikan. Ada yang sedang mengurus kenaikan pangkat? Bisa bertanya dulu kepada sesama kepala sekolah.

Semacam ruang konsultasi. Bukan kantor Dinas Pendidikan. Tetapi sering menjadi tempat pertama sebelum kepala sekolah melangkah lebih jauh.

Kalau ada kebutuhan bersama, mekanismenya harus jelas. Kalau ada iuran, dasar dan penggunaannya harus bisa dijelaskan. Kalau uang sudah terkumpul, pertanggungjawabannya harus terbuka.

Karena kepala sekolah bukan hanya mengelola sekolah. Ia juga mengelola kepercayaan. Dan K3S mempunyai posisi yang strategis.

0 Komentar