Kawasan Dadaha Tasikmalaya Terus Disorot! Sampah Menumpuk, Bahu Jalan Jadi Parkiran

penataan kawasan Dadaha
Suasana kawasan Dadaha Kota Tasikmalaya menjelang sore hari. Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Ia meminta pemerintah menertibkan kendaraan yang parkir di bahu jalan serta mengoptimalkan kantong-kantong parkir resmi yang tidak mengganggu hak pengguna jalan.

“Parkir di bahu jalan” dinilai bukan sekadar persoalan teknis lalu lintas. Jika dibiarkan, ruang yang seharusnya menjadi hak pengguna jalan perlahan berubah fungsi menjadi lahan parkir dadakan.

Forsil RTRW berharap persoalan tersebut segera ditindaklanjuti Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama DPRD melalui kebijakan terpadu dan pengawasan langsung di lapangan.

Baca Juga:Botol Kaca Bekas Disulap Jadi Vas Bunga, UMB Dorong Gen-Z Raup Cuan dari LimbahAnak Keracunan, Sertifikasi MBG Jangan Sekadar Formalitas

Deden menegaskan, permintaan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap tata ruang dan kenyamanan warga.

Ia berharap Dadaha ke depan tidak hanya ramai dan hidup secara ekonomi, tetapi juga mampu tampil sebagai kawasan olahraga dan ruang publik yang tertib, bersih, asri, serta nyaman bagi masyarakat.

Dengan kata lain, Dadaha jangan sampai hanya menjadi pusat keramaian. Sebab, ruang publik yang ramai tetapi sampahnya ikut ramai dan bahu jalannya berubah menjadi parkiran tentu menyisakan pekerjaan rumah yang tidak kecil bagi pemerintah. (rezza rizaldi)

0 Komentar