Mereka mungkin tidak selalu tampil di panggung utama, tetapi jejak pengabdiannya dapat terlihat dari keberhasilan para murid yang pernah dididiknya.
Selain memberikan motivasi kepada kontingen, Diky juga menyampaikan terima kasih kepada Lola Nelria Oktavia yang tetap memberikan perhatian kepada Kota Tasikmalaya.
“Terima kasih kepada Bu Lola yang tanpa APBN masih mau peduli ke Kota Tasikmalaya,” jelas Diky.
Baca Juga:Pancasila Diperkuat di Sekolah Tasikmalaya, Anak-anak Diingatkan Tak Larut dalam Distorsi Informasi DigitalBatas Tanah Diduga Jadi Pemicu, Polisi Dalami Kasus Pembunuhan di Karangjaya Tasikmalaya
Sementara itu, dalam kegiatan pelepasan tersebut, kontingen Porseni Kota Tasikmalaya terdiri atas peserta, pendamping, dan pelatih.
Berdasarkan penyampaian panitia, jumlahnya mencapai lebih dari 100 orang.
Dukungan terhadap Porseni dan sertifikasi guru madrasah tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan generasi muda sekaligus meningkatkan kapasitas para pendidik di Kota Tasikmalaya.
Sebab, kalau guru terus dibekali dan anak muda terus diberi ruang berprestasi, masa depan daerah setidaknya punya bekal untuk tidak sekadar pandai berpidato tentang kemajuan. (rezza rizaldi)
