Batas Tanah Diduga Jadi Pemicu, Polisi Dalami Kasus Pembunuhan di Karangjaya Tasikmalaya

dugaan motif pembunuhan di Karangjaya
Lokasi dugaan pembunuhan di Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya dipasang garis polisi, Rabu (19/8/2026). Istimewa for radartasik.id 
0 Komentar

Saptaji mengatakan, setelah datang ke lokasi, terduga pelaku kemudian terlibat dalam kejadian yang berujung pada korban terkapar.

“Intina mah kitu. Ngagoler ditarunguan ku maranehna,” katanya.

Meski demikian, polisi masih mendalami secara utuh siapa melakukan apa dalam rangkaian peristiwa tersebut, termasuk urutan kejadian sebelum korban mengalami luka hingga akhirnya meninggal dunia.

Yang menarik, kata Saptaji, setelah kejadian terduga pelaku tidak kabur dari lokasi.

Saat polisi datang, senjata tajam tersebut bahkan diserahkan kepada petugas.

Baca Juga:Kebun Singkong Jadi TKP Maut di Tasikmalaya, Pria Meninggal Dibacok Tetangga karena Batas TanahKemarau Belum Usai! 44 Kebakaran Lahan Terjadi di Kota Tasikmalaya, Bara Kecil Bisa Jadi Bencana

“Teu kabur. Begitu saya datang, bedog ge diserenkeun ka saya,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi menyebut korban dan terduga pelaku masih tinggal di lingkungan yang sama.

Jarak rumah keduanya diperkirakan sekitar 200 meter.

“Rumah pelaku jeung korban teh tatanggaan, jarakna sekitar 200 meter,” kata Saptaji.

Meski demikian, kondisi di sekitar lokasi kejadian setelah peristiwa tersebut dilaporkan kondusif.

Polisi juga terus melakukan pengamanan untuk mencegah munculnya konflik lanjutan antarwarga maupun keluarga.

Saptaji mengatakan keluarga korban dan terduga pelaku sejauh ini masih dapat menjaga situasi tetap terkendali.

Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. Terduga pelaku menjalani pemeriksaan untuk mengungkap motif dan kronologi secara lebih lengkap.

Baca Juga:OJK Tasikmalaya Dorong Industri Keuangan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Beri Manfaat Nyata untuk MasyarakatMuhamad Abdul Karim Ambil Formulir Caketum Kadin Kota Tasikmalaya, Kader Muda Mulai Unjuk Gigi

Polisi masih perlu mencocokkan keterangan para pihak dan saksi dengan barang bukti serta hasil pemeriksaan lainnya.

Sebab, persoalan batas tanah yang awalnya tampak sederhana kini justru berujung pada hilangnya nyawa.

Garis batas di atas tanah bisa jadi hanya beberapa meter, tetapi ketika berubah menjadi konflik, akibatnya bisa melebar ke mana-mana.

Polisi pun mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan motif sebelum proses penyelidikan dan pemeriksaan selesai. (rezza rizaldi)

0 Komentar