Pemilik Usaha di Mangkubumi Tasikmalaya Tertimpa 30 Lembar Kaca Tebal Seberat 1,3 Ton

kecelakaan kerja tertimpa kaca di Mangkubumi
Evakuasi korban korban tertimpa 30 lembar kaca seberat 1,3 ton di Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Selasa (18/8/2026). Istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Nasib nahas dialami Hendi Andika (22), warga Kampung Cibanjaran, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Ia tertimpa tumpukan kaca saat bekerja di tempat usaha milik keluarganya, SB Furniture & Glass, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Insiden tersebut terjadi ketika Hendi bersama seorang pekerja tengah mengangkat kaca untuk dipindahkan dan dipotong.

Baca Juga:OJK Tasikmalaya Edukasi Pelajar! Jangan FOMO dan Hindari Pinjol Ilegal hingga Judi Online yang Jadi JebakanKonvoi Geng Motor Berujung Maut di Kawalu Tasikmalaya! Pelajar Meninggal Diduga Bukan karena Kecelakaan

Namun, saat proses pengangkatan berlangsung, tumpukan kaca yang berada di belakang korban tiba-tiba roboh.

Kaca-kaca tersebut kemudian menimpa bagian belakang tubuh Hendi hingga membuatnya terhimpit di antara tumpukan material.

Bisa dibayangkan, bukan tertimpa satu-dua lembar kaca. Berdasarkan hasil pengecekan kepolisian, jumlahnya sekitar 30 lembar kaca berukuran 2 x 1,8 meter.

Dengan berat satu lembar sekitar 46 kilogram, material yang menimpa korban diperkirakan mencapai lebih dari 1,3 ton.

Korban bahkan dilaporkan sempat terhimpit selama kurang lebih 30 menit sebelum berhasil dievakuasi.

Kapolsek Mangkubumi Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Ipan Faisal, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi orang tertimpa tumpukan kaca di wilayah Mangkubumi,” ujar Ipan saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).

Setelah kejadian, saksi langsung meminta pertolongan.

Baca Juga:TPP ASN Kota Tasikmalaya Paling Tinggi Dipotong 20 Persen! Pemkot Siapkan Skema Subsidi Antar-Kelas JabatanPendidikan Jadi Jalan Isi Kemerdekaan, Idrisiyyah Bangun Generasi dari PAUD hingga Perguruan Tinggi di Tasik

Warga kemudian berdatangan, namun proses evakuasi tidak mudah lantaran posisi korban terjepit di antara tumpukan kaca.

Petugas kepolisian, pemadam kebakaran (Damkar), dan BPBD akhirnya datang ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.

Korban berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat dan selanjutnya dibawa ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka robek, di antaranya pada bagian kanan kepala, leher sebelah kanan, pipi sebelah kiri, serta kedua kakinya.

Polisi kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan pendataan terkait material kaca yang menimpa korban.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa aktivitas memindahkan material kaca bukan perkara sepele.

Ketika puluhan lembar kaca berbobot puluhan kilogram ditata dalam satu tempat, sedikit saja keseimbangan terganggu, akibatnya bisa fatal.

Apalagi kali ini, yang ambruk bukan sekadar tumpukan barang biasa. Puluhan lembar kaca dengan total bobot lebih dari satu ton mendadak berubah menjadi ancaman di ruang kerja sendiri.

0 Komentar