OJK Tasikmalaya Edukasi Pelajar! Jangan FOMO dan Hindari Pinjol Ilegal hingga Judi Online yang Jadi Jebakan

edukasi keuangan OJK untuk pelajar Tasikmalaya
Anggota Pramuka SMPN 2 Tasikmalaya dan SMPN 1 Tasikmalaya antusias mendapat edukasi keuangan dari OJK Tasikmalaya, Jumat (14/8/2026). istimewa for radartasik.id 
0 Komentar

Bisa saja bermula dari keinginan mengikuti tren, lalu berujung pada pengeluaran yang tidak direncanakan.

OJK juga memberikan pemahaman mengenai perbedaan pinjaman daring legal dan pinjaman online ilegal.

Pelajar diperkenalkan dengan karakteristik penyelenggara yang legal sekaligus risiko menggunakan layanan pinjaman ilegal.

Pesan pentingnya sederhana: jangan asal klik dan jangan asal percaya.

Baca Juga:Konvoi Geng Motor Berujung Maut di Kawalu Tasikmalaya! Pelajar Meninggal Diduga Bukan karena KecelakaanTPP ASN Kota Tasikmalaya Paling Tinggi Dipotong 20 Persen! Pemkot Siapkan Skema Subsidi Antar-Kelas Jabatan

Pelajar diminta memastikan legalitas layanan keuangan sebelum menggunakannya, sekaligus menjaga keamanan data pribadi agar tidak mudah disalahgunakan.

Tak kalah penting, OJK turut mengingatkan bahaya judi online.

Modusnya kini tidak selalu tampil terang-terangan sebagai perjudian, tetapi bisa dikemas menyerupai permainan atau game online.

Pelajar diperkenalkan dengan sejumlah istilah yang kerap muncul dalam aktivitas judi online agar mampu mengenali indikasinya sejak awal.

Langkah tersebut menjadi penting lantaran kemasan permainan dapat membuat aktivitas berisiko terlihat seperti hiburan biasa. Ketika sudah terjebak, uang dan waktu bisa terkuras tanpa disadari.

Melalui edukasi tersebut, OJK Tasikmalaya berharap anggota Pramuka tidak hanya memiliki karakter positif, tetapi juga cerdas secara finansial dan lebih waspada terhadap jebakan keuangan ilegal.

Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diteruskan kepada teman, keluarga maupun lingkungan sekitar.

OJK pun mengajak generasi muda untuk cerdas mengelola keuangan, waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal, serta selalu memastikan legalitas dan memahami karakteristik produk atau layanan keuangan sebelum menggunakannya.

Baca Juga:Pendidikan Jadi Jalan Isi Kemerdekaan, Idrisiyyah Bangun Generasi dari PAUD hingga Perguruan Tinggi di TasikKorban Meninggal karena Kecelakaan Maut di Jamanis Tasikmalaya Bertambah Jadi 4 Orang

Sebab, di era digital, uang saku bisa habis dalam sekali klik. Tetapi akibat dari keputusan finansial yang keliru bisa jauh lebih panjang. (rezza rizaldi)

0 Komentar