Korban Meninggal karena Kecelakaan Maut di Jamanis Tasikmalaya Bertambah Jadi 4 Orang

kecelakaan maut di Jamanis
Rusak parah mobil Gran Max yang mengalami tabrakan dengan truk di Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/8/2026). tangkapan layar ponsel
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Kecelakaan maut yang melibatkan minibus Gran Max dan truk Colt Diesel di Jalan Raya Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/8/2026), kembali membawa kabar duka. Jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi empat orang.

Dua korban tambahan meninggal setelah sempat menjalani perawatan intensif di RS Hermina Tasikmalaya. Jenazah keduanya kemudian tiba di kamar jenazah RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya sekitar pukul 19.30 WIB.

Ketua Relawan Rescue Emergency Indonesia (R2EI) M Sandi Permana membenarkan dua korban tersebut merupakan bagian dari rombongan yang terlibat kecelakaan di Jamanis.

Baca Juga:HUT RI ke-81, Wali Kota Tasikmalaya Tekankan Kemerdekaan Harus Terasa dalam Kehidupan RakyatKecelakaan Maut di Jamanis Tasikmalaya! Dua Orang Meninggal Dunia, Enam Lainnya Masuk Rumah Sakit

“Betul, ini korban yang terlibat kecelakaan di Jamanis. Kebetulan ada lima pasien yang dibawa ke RS Hermina. Namun, dua pasien dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan,” kata Sandi saat ditemui wartawan di RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya, Senin malam.

Dua korban yang meninggal setelah mendapat perawatan masing-masing seorang perempuan berusia sekitar 50 tahun dan seorang anak laki-laki yang diperkirakan berusia 10 hingga 11 tahun.

Keduanya sempat mendapat penanganan medis. Namun, kondisi luka yang dialami membuat nyawa mereka tak berhasil diselamatkan.

Dengan tambahan dua korban tersebut, total korban meninggal dalam kecelakaan Gran Max dan truk Colt Diesel di Jamanis kini mencapai empat orang.

“Jadi total yang meninggal ada empat orang, dua di RSUD dan dua di Hermina,” ujar Sandi.

Sandi mengatakan, pihak keluarga korban mulai bergerak menuju Tasikmalaya setelah menerima kabar duka tersebut.

“Barusan informasinya keluarga korban baru menuju ke arah Tasikmalaya, tepatnya dari arah Jakarta dan juga Cilacap,” katanya.

Baca Juga:Diduga Jatuh saat Memetik Kelapa, Pria 27 Tahun Warga Rajapolah Tasikmalaya Meninggal DuniaHampir 20 Tahun Jadi Perawat di Tasikmalaya, Dian Temukan Makna Kemerdekaan Saat Mencuci Merah Putih

Berdasarkan identifikasi sementara, seluruh korban meninggal dunia merupakan penumpang minibus Gran Max.

Keempat korban tersebut yakni Rasidi (52) yang meninggal dunia di lokasi dan telah teridentifikasi melalui KTP. Kemudian Nurlaelah (50) yang juga meninggal di lokasi dan identitasnya diketahui melalui alat Mambis Inafis.

Dua korban lainnya sempat mendapat perawatan di RS Hermina Tasikmalaya sebelum akhirnya meninggal dunia, yakni Rasti, istri Rasidi, serta Andri Rustandi (12), anak dari Nurlaelah.

0 Komentar