Poltekkes Tasikmalaya Hadirkan NAVIBRATION, Edukasi Digital untuk Persalinan Nyaman Bebas Trauma

NAVIBRATION Tasikmalaya
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menghadirkan inovasi edukasi digital NAVIBRATION di wilayah kerja Puskesmas Parakannyasag, Kota Tasikmalaya, selama Juni hingga Juli 2026. (Dok. Tim Pengabdian Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menghadirkan inovasi edukasi digital NAVIBRATION (Natural Vaginal Birth Preparation) untuk membantu meningkatkan kesiapan ibu hamil menghadapi persalinan.

Program bertajuk “Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Melalui Pendampingan Kader dalam Mempersiapkan Persalinan yang Nyaman Bebas Trauma dengan Edukasi e-book NAVIBRATION” tersebut dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Parakannyasag, Kota Tasikmalaya, selama Juni hingga Juli 2026.

Pelatihan kader sebagai bagian utama kegiatan dilaksanakan pada 12 Juni 2026 dan diikuti 54 kader kesehatan. Kegiatan dihadiri Kepala Puskesmas Parakannyasag, perwakilan kelurahan, Bidan Koordinator KIA, para bidan desa, serta tim dosen dan mahasiswa Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

Baca Juga:Tim Dosen UPI Dampingi Ibu-Ibu KWT di Sukajadi Ciamis Sulap Hasil Aquaponik Jadi Keripik Bayam dan Dimsum LeleSTMIK DCI Dorong UMKM Sadulur Tasikmalaya Naik Kelas lewat AI dan Meta Ads

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Puskesmas Parakannyasag, pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat edukasi serta pelayanan kesehatan ibu.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Qanita Wulandara MKeb, mengatakan kader kesehatan memiliki peran penting karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan dan media edukasi dinilai penting untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.

“Kader merupakan garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada ibu hamil. Ketika kader memiliki pengetahuan yang baik dan didukung media edukasi yang menarik, informasi yang diterima masyarakat akan lebih mudah dipahami dan diharapkan mampu meningkatkan kesiapan ibu menghadapi persalinan secara fisik maupun mental,”kata Qanita kepada radar, Minggu (16/8/2026).

Dalam pelatihan, kader mendapat materi mengenai persiapan persalinan fisiologis, perubahan menjelang persalinan, teknik relaksasi dan pernapasan, penyusunan birth plan, manajemen nyeri nonfarmakologis, dukungan suami dan keluarga, serta upaya menciptakan pengalaman persalinan yang positif (positive childbirth experience).

Materi disampaikan melalui diskusi, simulasi dan praktik, serta menggunakan e-book NAVIBRATION sebagai media pembelajaran.

NAVIBRATION dikembangkan dalam bentuk e-book yang dapat diakses melalui telepon pintar. Materinya menggunakan bahasa sederhana, dilengkapi ilustrasi dan disusun berdasarkan bukti ilmiah (evidence-based), sehingga dapat digunakan kader untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil.

Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan kader. Sebelum pelatihan, tingkat pengetahuan peserta berada di angka 82 persen. Setelah mengikuti pelatihan dan menggunakan media NAVIBRATION, tingkat pengetahuan meningkat menjadi 99 persen.

0 Komentar