RADARTASIK.ID – Sikap Mike Maignan kembali menjadi sorotan di tengah persiapan AC Milan menghadapi musim baru.
Kapten Rossoneri tersebut hingga kini belum bergabung dengan skuad, sehingga memunculkan kritik dari sejumlah kalangan di Italia.
Jurnalis Italia, Manuel Del Vecchio, menjadi salah satu pihak yang secara terbuka mempertanyakan sikap Maignan.
Baca Juga:Presiden Ravenna Pastikan Ronaldinho Kembali ke Lapangan Hijau: Ia Ingin Mencetak Gol Terakhir Amorim Buka Peluang AS Roma Barter Pemain dengan AC Milan: Soule Tukar Guling dengan Nkunku
Dalam editorialnya di MilanNews, Del Vecchio menyoroti kebiasaan para pemain Milan yang menurutnya kerap menyampaikan ketidakpuasan melalui berbagai saluran media, alih-alih menunjukkan respons tersebut di lapangan.
Sorotan terhadap Maignan semakin besar setelah muncul laporan bahwa sang penjaga gawang tidak senang dengan pergantian pelatih kiper di Milan.
Sebelumnya, jurnalis Franco Ordine melaporkan bahwa Maignan disebut kecewa karena Milan mengganti pelatih penjaga gawang.
Pelatih sebelumnya merupakan bagian dari staf Max Allegri dan kemudian pindah ke Fiorentina, sementara penggantinya adalah sosok yang belum dikenal Maignan karena baru bekerja di bawah rezim Ruben Amorim.
Del Vecchio menegaskan, informasi tersebut harus dipandang sebagai laporan jurnalistik. Namun, setelah fakta disampaikan, publik tetap memiliki ruang untuk memberikan penilaian terhadap sikap pemain.
Menurutnya, Maignan saat ini justru terlihat terlalu banyak ikut campur dalam persoalan yang seharusnya berada di luar kewenangannya sebagai pemain.
Del Vecchio secara khusus menyoroti status Maignan sebagai kapten Milan. Menurutnya, pemain yang dipercaya mengenakan ban kapten seharusnya menjadi contoh dalam hal disiplin dan sikap profesional.
Namun, situasi yang terjadi justru sebaliknya.
Baca Juga:Tijjani Reijnders Gabung Al Qadsiah, AC Milan Dapat Uang Kaget Rp280 MiliarChelsea Ultimatum Manchester City: Bayar Enzo Fernandez Rp2,8 Triliun Pada Jumat Sore
Maignan disebut belum bergabung dengan skuad Milan dan bahkan meminta tambahan waktu liburan kepada klub. Ia juga tidak hadir dalam pemakaman legenda Milan, Franco Baresi.
Di tengah kondisi tersebut, muncul pula laporan bahwa Maignan tidak puas dengan pergantian pelatih kiper, padahal sosok pengganti tersebut bahkan belum pernah bekerja dengannya.
“Seolah-olah dia bisa menentukan sesuatu yang jelas-jelas berada di luar tugasnya,” tulis Del Vecchio dalam editorialnya.
Menurut sang jurnalis, Maignan tetap merupakan pemain yang harus mengikuti keputusan pelatih dan stafnya.
Sebagai kapten, ia seharusnya membantu membangun hubungan positif di dalam tim, bukan justru menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan teknis yang dibuat klub.
