RADARTASIK.ID – Dengan waktu kurang dari tiga pekan sebelum jendela transfer ditutup, Ruben Amorim mulai mengambil keputusan penting terkait komposisi skuad AC Milan.
Pelatih asal Portugal tersebut disebut telah menentukan sejumlah pemain yang tidak lagi masuk dalam rencana utamanya.
Nama-nama seperti Fikayo Tomori dan Youssouf Fofana sebelumnya sudah diperkirakan masuk daftar jual.
Baca Juga:Tijjani Reijnders Gabung Al Qadsiah, AC Milan Dapat Uang Kaget Rp280 MiliarChelsea Ultimatum Manchester City: Bayar Enzo Fernandez Rp2,8 Triliun Pada Jumat Sore
Namun, keputusan terbaru Amorim menghadirkan kejutan karena Christopher Nkunku juga berpotensi meninggalkan San Siro.
Situasi tersebut langsung membuka peluang terjadinya kesepakatan menarik antara Milan dan AS Roma.
Bahkan, bukan tidak mungkin transfer Nkunku ke ibu kota Italia akan melibatkan pemain Roma, Matías Soulé, yang sejak beberapa waktu lalu berada dalam radar Rossoneri.
Roma sebenarnya sudah pernah menanyakan kemungkinan merekrut Nkunku beberapa pekan lalu.
Pada saat itu manajemen Milan memberikan respons negatif karena belum memiliki rencana untuk menjual penyerang asal Prancis tersebut.
Kini situasinya berubah.
Amorim disebut telah melakukan evaluasi terhadap skuad Milan dan mulai menentukan pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan taktiknya.
Perubahan tersebut membuat masa depan Nkunku kembali dipertanyakan.
Jika Milan akhirnya membuka pintu kepergian mantan pemain Chelsea itu, Roma bisa kembali menjadi tujuan utama.
Baca Juga:Masuk Daftar Cuci Gudang AC Milan, Ini Saran Donadoni untuk Rafael Leao Platini Tuding Pemain Bola Sekarang Terlalu Manja: Ganti Kerjaan Jika Tak Sanggup Hadapi Tekanan Mental
Roma memang membutuhkan tambahan kualitas di lini depan. Nkunku memiliki profil yang menarik karena bisa bermain di beberapa posisi sekaligus, baik sebagai penyerang maupun pemain yang beroperasi di belakang striker.
Tapi, ada satu persoalan besar yang harus diselesaikan, yakni gaji.
Nkunku saat ini menerima gaji sekitar €5 juta bersih per musim, atau setara dengan Rp100 miliar per tahun, belum termasuk bonus. Kontrak tersebut berlaku hingga 30 Juni 2030.
Angka itu dinilai cukup tinggi bagi struktur gaji Roma. Apalagi klub ibu kota Italia tersebut juga harus memperhitungkan kontrak baru Paulo Dybala dan kebutuhan finansial untuk memperkuat beberapa posisi lainnya.
Roma tentu tidak ingin membuat struktur gaji mereka menjadi tidak seimbang. Apalagi Nkunku akan datang dengan tuntutan gaji yang lebih tinggi dibandingkan Donyell Malen, salah satu pemain yang tampil paling menonjol bersama Giallorossi musim lalu.
