Karena itu, jika Roma benar-benar ingin mendapatkan Nkunku, sang pemain kemungkinan harus bersedia melakukan penyesuaian terhadap tuntutan finansialnya.
Dari sisi AC Milan, persoalan transfer Nkunku tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan taktik Amorim. Rossoneri juga harus memperhitungkan nilai ekonomis sang pemain di neraca klub.
Milan mendatangkan Nkunku dari Chelsea pada musim lalu dengan nilai transfer sekitar €37 juta ditambah bonus €5 juta.
Baca Juga:Tijjani Reijnders Gabung Al Qadsiah, AC Milan Dapat Uang Kaget Rp280 MiliarChelsea Ultimatum Manchester City: Bayar Enzo Fernandez Rp2,8 Triliun Pada Jumat Sore
Jika dikonversikan dengan kurs €1 = Rp20.000, nilai awal tersebut setara dengan sekitar Rp740 miliar, sementara bonus maksimal mencapai Rp100 miliar.
Untungnya sebagian besar bonus disebut belum terealisasi karena performa Milan yang tidak sesuai harapan.
Pada 30 Juni 2026, nilai Nkunku di neraca Milan diperkirakan masih berada di kisaran €30 juta atau Rp600 miliar.
Angka tersebut kemudian diproyeksikan turun menjadi sekitar €22,6 juta atau Rp452 miliar pada 30 Juni 2027.
Angka tersebut menjadi pertimbangan penting bagi Milan dalam menentukan formula transfer.
Jika Nkunku dijual langsung, Rossoneri tentu harus mendapatkan nilai yang cukup untuk menghindari kerugian modal.
Sementara jika transfer dilakukan melalui skema peminjaman dengan opsi atau kewajiban membeli, Milan juga harus memastikan mekanismenya sesuai dengan kepentingan finansial klub.
Di sinilah nama Soulé kembali muncul.
Baca Juga:Masuk Daftar Cuci Gudang AC Milan, Ini Saran Donadoni untuk Rafael Leao Platini Tuding Pemain Bola Sekarang Terlalu Manja: Ganti Kerjaan Jika Tak Sanggup Hadapi Tekanan Mental
Milan sudah lama memantau Matías Soulé. Penyerang asal Argentina tersebut dianggap memiliki karakter yang menarik untuk sistem permainan Amorim, terutama karena kemampuan bermain melebar, membawa bola dan menciptakan peluang dari area half-space.
Roma sendiri masih terbuka terhadap kemungkinan menjual Soulé pada musim panas ini.
Karena itu, transfer Nkunku berpotensi menjadi pintu masuk bagi negosiasi yang lebih besar antara kedua klub dan skenarionya cukup menarik.
Nkunku bisa meninggalkan Milan menuju Roma, sementara Soulé bergerak ke arah sebaliknya dan bukan berarti kedua pemain harus ditukar secara langsung dengan nilai transfer yang sama.
Kesepakatan dapat dibuat melalui dua transaksi terpisah dengan mekanisme yang saling berkaitan.
Soulé berpotensi bergabung dengan Milan melalui skema pinjaman dengan opsi pembelian, yang kemudian berubah menjadi kewajiban membeli apabila Rossoneri berhasil lolos ke Liga Champions musim berikutnya.
