TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Pondok Pesantren Amanah Tasikmalaya kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sejumlah pelajarnya berhasil meraih juara di tingkat Provinsi Jawa Barat hingga lolos dalam program nasional.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Diky Chandra saat menerima para pelajar berprestasi tersebut di ruang kerjanya. Dalam pertemuan itu, para pelajar berkesempatan menceritakan pengalaman, proses, hingga perjuangan mereka dalam mengikuti berbagai kompetisi.
Di tingkat Provinsi Jawa Barat, tiga pelajar IPM Pontren Amanah berhasil meraih juara pertama dalam bidang yang berbeda.
Baca Juga:Digitalisasi Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya Terhambat Sinyal dan Jukir LiarTim Penataan Dadaha Tasikmalaya Berjalan Tanpa Pimpinan
Muhammad Ilham Azhar Arrofi berhasil meraih Juara 1 Karya Tulis Ilmiah melalui karya berjudul “Membangun Gerakan Pelajar Inklusif dan Penanganan ATS Berbasis Teologi QS Al Maun”.
Kemudian, Adhika Muhammad Fahrezi meraih Juara 1 Tulis Cerita Pendek melalui karya berjudul “Manusia yang Disimpan dalam Drap”.
Sementara itu, Nakeisha Azalia Fauzy berhasil meraih Juara 1 Kawih Sunda dalam ajang tingkat Provinsi Jawa Barat.
Tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, kiprah pelajar IPM Pontren Amanah juga berlanjut ke tingkat nasional. Thera Thamira Tzar T berhasil lolos dalam program Parlemen Remaja dan menjadi perwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 11 Jawa Barat.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra memberika apresiasi kepada para pelajar untuk berbincang santai. Mereka membahas berbagai hal, mulai dari pengalaman mengikuti perlombaan, proses meraih prestasi, hingga harapan dan rencana mereka ke depan.
Menariknya, para pelajar tersebut mengaku tidak datang untuk meminta bantuan atau sesuatu. Mereka justru merasa senang karena mendapat kesempatan bertemu dan berdialog secara langsung dengan Diky Chandra.
Meski demikian, Diky berinisiatif membuka peluang bagi para pelajar tersebut. Ia mencoba menghubungi pihak Bank BJB serta anggota DPR RI Lola Nelria Oktavia untuk menyampaikan informasi mengenai prestasi dan potensi yang dimiliki para pelajar.
Baca Juga:Amir Mahpud: Gunting Pita Bukan Garis Finish!Di Kota Tasikmalaya, Oktober Diprediksi Masih Kering
“Saya tidak berani cerita hasilnya, yang pasti responsnya baik. BJB akan buatkan rekening agar mereka gemar menabung, walau hanya sebagian saja karena ada yang usianya baru 16 tahun dan belum memiliki KTP,” ujar Diky.
