RADARTASIK.ID – Tijjani Reijnders kembali membuat kejutan di bursa transfer musim panas ini.
Baru satu musim meninggalkan AC Milan untuk bergabung dengan Manchester City, gelandang Timnas Belanda tersebut kini bersiap meninggalkan Liga Inggris dan melanjutkan karier di Arab Saudi bersama Al Qadsiah.
Kepindahan Reijnders bukan hanya menjadi kabar besar bagi Manchester City dan Al Qadsiah.
Baca Juga:Chelsea Ultimatum Manchester City: Bayar Enzo Fernandez Rp2,8 Triliun Pada Jumat Sore Masuk Daftar Cuci Gudang AC Milan, Ini Saran Donadoni untuk Rafael Leao
AC Milan juga berpotensi mendapatkan keuntungan finansial yang cukup besar dari transfer tersebut.
Rossoneri disebut bakal menerima pembayaran hingga €14 juta atau sekitar Rp280 miliar, berkat klausul bonus yang disepakati ketika Reijnders dijual ke Manchester City pada 2025.
Reijnders sebelumnya meninggalkan Milan pada Juni 2025 setelah Manchester City menyepakati transfer dengan nilai awal sekitar €54,9 juta.
Jika dikonversikan dengan kurs €1 = Rp20.000, angka tersebut setara dengan sekitar Rp1,098 triliun.
Namun, dalam kesepakatan tersebut terdapat sejumlah bonus yang dapat membuat nilai transfer meningkat.
Menariknya, terdapat klausul khusus yang membuat AC Milan tetap mendapatkan hak atas bonus tersebut apabila Manchester City menjual Reijnders sebelum 2030.
Menurut laporan yang beredar, Al Qadsiah telah mengajukan tawaran tertulis senilai €61 juta atau sekitar Rp1,22 triliun kepada Manchester City yang kemudian diterima oleh klub Inggris tersebut.
Baca Juga:Platini Tuding Pemain Bola Sekarang Terlalu Manja: Ganti Kerjaan Jika Tak Sanggup Hadapi Tekanan Mental Pakar Bursa Transfer: Leao Masuk Daftar 4 Pemain yang Dijual AC Milan
Situasi ini sekaligus membuka jalan bagi Milan untuk memperoleh pemasukan tambahan yang sebelumnya mungkin tidak diperkirakan.
Pasalnya, sejumlah bonus yang tercantum dalam kontrak transfer Reijnders akan tetap menjadi hak Rossoneri meskipun sang pemain tidak lagi memperkuat Manchester City.
Ketika melepas Reijnders, Milan di bawah kepemimpinan CEO saat itu, Giorgio Furlani, menyepakati beberapa klausul bonus dengan Manchester City.
Bonus tersebut antara lain €5 juta untuk kelolosan Manchester City ke Liga Champions 2026/27, €2 juta jika memenangkan Liga Champions 2025/26, serta €1 juta jika menjadi juara Premier League.
Ada pula bonus €1 juta apabila Reijnders mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik Premier League dan €2 juta jika sang gelandang berhasil memenangkan Ballon d’Or.
Selain itu, terdapat bonus €3 juta yang berkaitan dengan masa depan Reijnders di Manchester City, dengan mekanisme €1 juta per tahun hingga 2030.
