Jika seluruh bonus tersebut dijumlahkan, nilainya mencapai €14 juta atau sekitar Rp280 miliar.
Yang membuat klausul tersebut semakin menarik bagi Milan adalah adanya ketentuan terkait penjualan Reijnders.
Apabila Manchester City menjual sang pemain sebelum 2030, Milan disebut tetap berhak memperoleh keseluruhan nilai bonus tersebut, terlepas dari apakah target-target bonus itu tercapai selama Reijnders berada di Etihad Stadium.
Baca Juga:Chelsea Ultimatum Manchester City: Bayar Enzo Fernandez Rp2,8 Triliun Pada Jumat Sore Masuk Daftar Cuci Gudang AC Milan, Ini Saran Donadoni untuk Rafael Leao
Dengan demikian, transfer Reijnders ke Al Qadsiah menjadi keuntungan ganda bagi Manchester City.
Klub besutan Pep Guardiola bisa menghindari potensi kerugian finansial dari penjualan sang pemain sekaligus mendapatkan dana segar dari klub Arab Saudi.
Di sisi lain, Milan mendapatkan pemasukan tambahan dari klausul yang sebelumnya sudah mereka masukkan dalam kesepakatan.
Reijnders sendiri baru bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2025.
Setelah tampil mengesankan bersama Milan, gelandang kelahiran Zwolle tersebut menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu memberikan energi baru di lini tengah The Citizens.
Pada musim pertamanya di Inggris, Reijnders mencatatkan puluhan penampilan di berbagai kompetisi dan mampu memberikan kontribusi dalam bentuk gol dan assist.
Di Premier League, Reijnders tampil dalam 28 pertandingan dan mencetak lima gol serta dua assist.
Debutnya di kompetisi tersebut bahkan berlangsung impresif ketika Manchester City menghadapi Wolverhampton Wanderers pada 16 Agustus 2025. Reijnders langsung mencetak satu gol dan memberikan satu assist.
Baca Juga:Platini Tuding Pemain Bola Sekarang Terlalu Manja: Ganti Kerjaan Jika Tak Sanggup Hadapi Tekanan Mental Pakar Bursa Transfer: Leao Masuk Daftar 4 Pemain yang Dijual AC Milan
Di Liga Champions, ia tampil dalam 10 pertandingan dan menyumbangkan tiga assist.
Sementara di Piala Liga Inggris atau Carabao Cup, Reijnders mencetak satu gol dari empat penampilan.
Secara keseluruhan, performanya bersama Manchester City tergolong cukup positif. Namun, memasuki persiapan musim 2026/2027, persaingan di lini tengah semakin ketat.
Kehadiran pemain baru, termasuk Elliot Anderson, turut memengaruhi persaingan untuk mendapatkan tempat utama.
Situasi tersebut membuat masa depan Reijnders di Etihad Stadium mulai dipertanyakan.
Manchester City akhirnya terbuka terhadap tawaran dari Al Qadsiah yang datang dengan nilai mencapai €61 juta.
Reijnders juga sempat menunjukkan performa menjanjikan dalam agenda pramusim Manchester City.
Salah satunya ketika ia mencetak gol dalam kemenangan 3-1 atas K-League All Stars di Seoul.
