Tapi, performa tersebut ternyata tidak cukup untuk mengubah keputusan mengenai masa depannya. Reijnders kini memilih tantangan baru di Arab Saudi.
Bagi Al Qadsiah, kedatangan Reijnders menjadi tambahan penting untuk memperkuat lini tengah.
Klub tersebut juga memiliki ambisi besar dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas ke Liga Arab Saudi.
Baca Juga:Chelsea Ultimatum Manchester City: Bayar Enzo Fernandez Rp2,8 Triliun Pada Jumat Sore Masuk Daftar Cuci Gudang AC Milan, Ini Saran Donadoni untuk Rafael Leao
Sementara bagi AC Milan, kepergian Reijnders dari Manchester City menghadirkan keuntungan tak terduga.
Rossoneri berpeluang mengantongi €14 juta atau sekitar Rp280 miliar hanya dari klausul yang sebelumnya disisipkan dalam kesepakatan penjualan sang gelandang.
Transfer tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa dalam bisnis sepak bola modern, nilai sebuah transfer tidak selalu berhenti pada angka yang diumumkan ketika pemain pertama kali pindah.
Klausul bonus dan persentase penjualan kembali bisa memberikan keuntungan tambahan bagi klub penjual bertahun-tahun setelah transaksi awal terjadi.
